50 Pasutri Korban Konflik dan Kurang Mampu Asel Ikut Isbat Nikah

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Sebanyak 50 pasangan suami istri korban konflik dan masyarakat miskin di Aceh Selatan mengikuti isbat nikah atau penetapan keabsahan nikah di gedung Rumoh Agam, Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (5/9/2017).

Adapun tema kegiatan tersebut “Melalui Sidang isbat nikah bagi korban konflik dan masyarakat miskin kita wujudkan masyarakat Aceh Selatan yang bermartabat, berkeadilan dengan mengamalkan nilai-nilai Dinul Islam”.

Ketua Mahkamah Syariah Aceh Selatan, Drs Indra Suhardi M.Ag dalam arahannya mengatakan tujuan dari isbat nikah adalah untuk mendapatkan hak atas pernikahan yang sah dan meningkatkan akses dalam pelayanan hukum sehingga nantinya akan lebih mudah terfasilitasi anak cucu kelak.

“Dengan adanya akta pernikahan melalui isbat nikah, para pasutri dapat membuat akta kelahiran anaknya masing-masing, sehingga dalam menempuh pendidikan tidak terkendala lagi,” ujar Indra Suhardi.

Sementara Bupati Aceh Selatan HT Sama Indra SH dalam sambutannya menyampaikan bila pernikahan orang tuanya sudah terdaftar dan tercatat maka proses admistrasi anak-anaknya akan lebih mudah.

“Misalnya ketika mengajukan berbagai permohonan sebagai bahan administarasi pastinya akan diminta buku nikah dan kartu keluarga. Namun jika ini tidak ada akan sulit dalam pengurusannya,” terang Bupati Sama Indra.

Sama Indra mengatakan Pemkab Aceh Selatan sangat mendukung kegiatan ini semoga berjalan lancar dan memberikan mamfaat yang besar bagi korban konflik dan masyarakat kurang mampu.

Kabag Humas dan Protokoler Stdakab, Masriadi S.STP, M.Si menerangkan isbat nikah adalah sidang penetepan atau pengukuhan pasangan nikah yang tidak tercatat dalam dokumen negara.

“Ini memang program tahun dari Pemkab Aceh Selatan melalui Dinas Syariat Islam dan bekerja sama dengan Kakemenag, Mahkamah Syariah dan Disdukcapil,” ungkapnya.

Setelah dilakukan isbat nikah juga serahkan buku nikah, akte kelahiran dan kartu keluarga secara gratis.(Iy)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*