Abrasi Ancam Rumah Warga di Kluet Tengah

img_20170105_161721Aceh Selatan News | Kluet Tengah – Pengikisan tebing sungai akibat abrasi Krueng Kluet, kian mengancam rumah penduduk di Gampong Siurai-Urai dan Gampong Koto Indarung, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan.

“Tingginya curah hujan beberapa pekan terakhir, menyebabkan meluapnya air sungai Krueng Kluet, hingga sejumlah rumah penduduk kian terancam oleh abrasi,” ujar Anggota DPRK Aceh Selatan, Mustaruddin, kepada Aceh Selatan News, Jum’at (6/1/2017).

Menurut politisi dari Partai Aceh itu, saat ini 4 unit rumah warga di Gampong Siurai-Urai, posisinya tinggal 10 meter tebing sungai Krueng Kluet. Sedangkan di Gampong Koto Indarung, satu rumah warga, posisinya tinggal 1 meter dari tebing sungai.

Mustaruddin juga mengatakan, hal tersebut bukan terjadi baru ini, tapi setiap Sungai Kluet meluap tebing di dua gampong tersebut selalu mengalami abrasi.

“Akibat abrasi karena terjangan arus sungai, dari dulu puluhan rumah warga di dua gampong itu terbawa arus.” Katanya

Dia juga mengatakan, saat memantau ke gampong Siurai-Urai dan gampong Koto Indarung, setelah terendam banjir, Rabu 4 Januari 2016, ia telah mendengarkan aspirasi masyarakat gampong tersebut.

“Saya selaku anggota DPRK Aceh Selatan, telah mendengarkan aspirasi masyarakat, dan masalah itu memang sudah saya sampaikan saat rapat paripurna. Mudah-mudahan dapat dibangunkan tanggul batu gajah agar warga nyaman jika sungai meluap,” pungkasnya.(Si)

Komentar