Aceh dan Papua Jadi Prioritas Distribusi Logistik Pilpres




Pesawat penangkut logistik pemilu legislatif 2014 di Papua. (foto: antara)
Pesawat penangkut logistik pemilu legislatif 2014 di Papua. (foto: antara)
Pesawat penangkut logistik pemilu legislatif 2014 di Papua.
(foto: antara)

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum akan segera mengirimkan logistik pemilihan presiden seperti surat suara dan tinta begitu selesai produksi. Rencananya, KPU akan menandatangani kontrak dengan pemenang lelang paling lambat Sabtu, 7 Juni 2014.

“Setelah proses produksi kirim langsung. Paling awal, ada Papua, Aceh, dan luar negeri akan jadi prioritas,” kata Komisioner KPU, Arief Budiman, di kantornya, Jumat 6 Juni 2014.

Arief mengatakan, daerah lain yang menjadi prioritas antara lain Sulawesi Utara dan wilayah-wilayah kepulauan seperti Maluku termasuk kepulauan Seribu.

“Ada kepulauan yang tidak setiap hari ada transportasi ke sana. Kecuali kita kaya raya, pokoknya carter sajalah. Artinya tidak perlu mempertimbangkan jadwal transportasi komersil,” ujar dia.

Mantan Ketua KPU Provinsi Jawa Timur itu menuturkan dalam proses pendistribusian, KPU memperhatikan jadwal reguler transportasi darat, laut maupun udara. Apabila jadwal reguler tidak memadai, KPU akan bekerjasama dengan TNI-Polri yang tidak perlu mengatur jadwal reguler.

“Misalnya, transportasi di sebuah kepulauan seminggu dua kali, sementara barang harus dikirim hari ini, bisa terlambat,” jelasnya.

Mengenai distribusi luar negeri, Arief mengatakan tidak akan tiba dalam waktu yang bersamaan. Tergantung jarak dan kondisi negara tujuan.

“Macam-macam, ada 130 negara. Kalau Singapura, Kuala Lumpur 1 jam sampai. Tapi ada negara, selain jauh kebijakan juga khusus. Dia itu sangat ketat terhadap kegiatan politik. Ini dokumen apa, dia mesti cek. Beberapa negara kondisi tidak aman, perang, kudeta pasti mempengaruhi jalur-jalur transportasi,” kata dia. (vivanews)

Komentar










Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*