Aceh Selatan butuh ‘rumah aman’

Kadis Badan Kesejahteraan keluarga, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Dra Hj. Yusmanidar

Kadis Badan Kesejahteraan keluarga, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Dra Hj. Yusmanidar
Kadis Badan Kesejahteraan keluarga, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Dra Hj. Yusmanidar

Aceh Selatan New | Tapaktuan – Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Selatan diharapkan dapat mempogramkan pembangunan rumah aman dalam anggaran 2014 tahun depan, dikatakan kadis Badan Kesejahteraan keluarga, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Dra Hj. Yusmanidar, di Tapaktuan kamis (10/10) kepada Aceh Selatan News.

Mengingat perkembangan tindak kekerasan dari tahun 2012 s/d 2013 ini terus meningkat terang kadis, “ Terjadinya peningkatan kekerasan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur dan tindakan kekerasan dalam rumah tangga di wilayah Aceh Selatan, jika dilihat dari segi pisikologi kenakalan itu disebabkan oleh faktor ekonomi dan faktor media Internet yang bebas tanpa sensor,” katanya.

Selama 2 bulan ini ada tiga kasus yang sedang kita tangani oleh P2TP2 sebut kadis, “ seperti kasus pelecehan seksual terhadap anak yang berusia belia dan kasus itu sedang ditangani oleh pihak kepolisian,” sambungnya.

Kadis pemberdayaan perempuan jika disimak dari kejadian ini pemkab Aceh Selatan perlu menyiapkan Dalam kata petik yaitu Rumah Aman atau tempat rehabilitasi si korban untuk penyembuhan pisikologinya.

” Pihak kami berencana mempogramkan pembangunan Rumah Aman ini, dan berusaha bekerjasama dengan pihak ketiga agar pembangunan nya nanti dapat direalisasi pada tahun 2014,” imbuhnya. Untuk mengurangi tindak kekerasan pelecehan sexsual dan KDRT, harus kita sosialisasi ke daerah2 atau ke desa-desa itupun terkendala dengan keuangan. Diminta kepada pihak-pihak orang tua, agar menasehati dan mengawasi anaknya.(ae)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*