Pertanian /  -

Aceh Selatan Dapat tambahan modal produksi jagung

Juli 9th, 2013 | Posted in Pertanian | |
2017-11-25 03:49
 Tim yang menamakan Action kegiatan Gerakan Aceh Mandiri Pangan (GAM-P) bertemu Gubernur di Pendopo sabtu malam 29 jun2013

Tim yang menamakan Action kegiatan Gerakan Aceh Mandiri Pangan (GAM-P) bertemu Gubernur di Pendopo sabtu malam 29 jun2013

Aceh Selatan News | Banda Aceh – Sebuah Tim yang di pimpin Dirjen tanaman pangan Ir. Udoro Kasih Anggoro Ms, bertemu Gubernur Aceh untuk meminta dukungan terhadap program agribisnis yang telah di sepakati pada pertemuan yang di gelar di kantor dinas pertanian Aceh 29 juni 2013.

Tim yang beranggotakan Direktor Serea lia Fathan A. Rasyid, direktur akabi Maman  Suparman, Direktur Ipasar Mindo Sitorus, Kepala Dinas Pertanian Aceh Razali Adami, kepala bapeda Aceh, Kabaimprom, Kabulog Aceh, Ka BKP –Luh Aceh, para BUMN bidang pertanian Aceh, BRI dan para kepala dinas pertanian, dan beberapa pejabat serta pelaku bisnis yang menangani pertanian, bertemu Gubernur di Pendopo pada jam 21.00 sabtu malam 29 Juni 2013 lalu.

Tim tersebut menyebutkan nama action kegiatannya Gerakan  Aceh Mandiri Pangan (GAM – P) tahun 2013 – 2014.

Gubernur di lihat antusias menyambut kedatangan tim tersebut dan tentu mendukung sepenuhnya, namun demikian Gubernur mengingatkan agar kita semua jangan lupa melihat UU PA dalam pelaksanaan setiap kegiatan di Aceh, sehingga sesuai dengan visi dan masi pemerintah Aceh katanya.

Di bawah ini adalah kesimpulan Rapat Terpadu Pengembangan Agribisnis Jagung Di Aceh, yang di serahkan kepada Gubernur Aceh.

Pada tanggal 29 juni 2013 bertempat di Dinas Pertanian Provinsi Aceh, telah di lakukan rapat pengembangan agribisnis jagung, kedelai dan pemantapan produksi padi di Aceh.

Rapat di hadiri pemangku kepentingan terkait anrata lain Dinas Pertanian Kabupaten/Kota, perbankan, BUMN, industri pakan ternak, industri benih dan industri pupuk,

Dari hasil rapat di simpulkan sebagai berikut,

1. Secara kusus Direktur Jendral Tanaman Pangan menyampaikan penghargaan dan terima kasih bahwa Aceh terus berhasil meningkatkan produksi padi, jagung dan kedelai bahkan melebihi sasaran produksi.

2.  Disepakati penambahan modal produksi jagung sebesar 500.000 ton di empat (4) kabupaten, (Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Gayo Lues) dan kedelai sebesar 111.000 ton di 5 kabupaten (Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Pidie Jaya).

3. Sudah di peroleh kepastian/kesepakatan dukungan pembiayaan antara lain BRI telah menyediakan plafonkredit hingga Rp. 300 milyar. Sejumlah Bank lain uga akan di gerakkan untuk ikut serta membiayai pengembangan agribisnis jagung di Aceh.

4.     4.Untuk implementasi program ini di ususlkan perlu di bentuk satgas (lintas instansi) jagung yang di pimpin oleh Gubernur dan sehari – hari dikordinaskan oleh kepala dinas pertanian tanaman pangan. Satgas juga akan di bentuk hingga tingkat desa dengan struktur hierarki yang sama.

5. Tugas satgas antara lain merumuskan busines plan antara lain meliputi pengololaan perencanaan tanam (lokasi tanam dan petani/CPCL, jadwal tanam serta pengololaan pasca panen dan pemasaran) hingga tingkat kecamatan.

6.  Selain dukungan pembiayaan juga di peroleh komitmen jaminan pemasaran dan jaminan harga dari industri pakan ternak di Sumatra Utara, dan jaminan penyediaan sarana (agroinput) oleh BUMN terkait.

7. Pemda Aceh perlu memberi dukungan dalam bentuk pendampingan dan pasca panen. Pendampingan yang diperlukan antara lain meliputi pendampingan teknologi, dan pendampingan manajemen kredit (bisa bekerjasama dengan Bank Indonesia dengan menggerakkan konsultan keuangan mitra Bank/KKMB).

8.  Pemerintah pusat akan mendukung dengan memprioritaskan alokasi program – program di Provinsi Aceh.(Tarmizi)

Komentar

One comment on “Aceh Selatan Dapat tambahan modal produksi jagung

  1. mantap. lanjutkan ke program yg lain.

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.