Aktivis Dan LSM Nilai Kadis Pendidikan Aceh Selatan Lakukan Kesalahan

Mutasi guru dan kepala sekolah
Mutasi guru dan kepala sekolah
Mutasi guru dan kepala sekolah

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Sejumlah aktivis dan LSM di Aeh Selatan menilai kadis pendidikan Aceh Selatan, Yusafran sudah melakukan kesalahan terkait pemutasian kepada sekolah yang dilakukan Pemkab pada Jumat lalu. Hal ini dikatakan M.Nazir Ali, Forum Solidaritas pemuda Aceh selatan (Forsipas) di Tapaktuan, selasa (8/10) kepada Aceh Selatan News.

“Kesalahan yang dilakukan oleh Kadis itu bersifat fatal tentang kedudukan seorang Kepala sekolah yang baru dimutasi itu adalah kebanyakan tim-tim dari saka.” Ujarnya.

“Sebenarnya seorang Kadis pendidikan, menilai calon kepsek itu yang mempunyai kemampuan menguasai pendidikan yang fleksibel dan ada dua hal yaitu cakap serta besertifikasi. Bukankah janji Bupati dan wakil Bupati terpilih dalam pidatonya diawal pelantikannya pernah menyebutkan, kepala sekolah yang sudah menduduki jabatan tersebut selama dua periode akan diistirahakan atau diberi tugas lain, dan akan diberikan kesempatan kepada guru lain.” Jelas Nazir.

Hal senada juga disampaikan oleh ketua LSM Libas Mayfendri, “Banyak calon-calon kepala sekolah di Aceh Selatan yang mempunyai naluri memimpin di atas rata-rata, nilai cakep dan sertifikasinya lebih bagus, kenapa Kadis Yusafran mempertahankan status kepala sekolah yang sudah menjabat dua periode tersebut, itu bisa menimbulkan kecemburuan sosial dikalangan mantan-mantan kepala sekolah yang sudah dimutasi.” Ucapnya

Dikonfirmasi secara terpisah dikantornya, Selasa (7/10), Kepala Dinas Pendidikan Aceh selatan, Yusafran membantah adanya unsur titipan atau kekeliruan dalam mutasi yang digelar jumat (4/10) lalu itu.

” Kita melakukan mutasi sesuai kemampuan dan kinerja bukan karena unsur lain,” Katanya.

Ia menambahkan pihak memutasi kepsek sudah sesuai dengan mekanisame dan kinerja masing – masing.

Sebelumnya Wakil Bupati Aceh Selatan, Kamarsyah,S.sos, MM melantik kepala sekolah dan pengawas sekolah se-Aceh selatan yang berjumlah 201 orang.

dengan rincian sebagai berikut ;

Kepala TK = 34 orang

Kepala SD = 96 orang

Kepala SMP = 43 orang

Kepala SMA/SMK = 25 orang

Pengawas sekolah = 3 orang

(ae)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*