Alumni STAI Al-Islah Tapaktuan Akan Dibiayai Untuk Melanjutkan S2

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Alumni Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Islah Tapaktuan, Aceh Selatan yang berprestasi dan kurang mampu akan dibiayai untuk melanjutkan pendidikan ke program magister (S2) pada tahun 2018.

Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Al-Islah STAI Tapaktuan, Muhammad Nasir Gani, SH kepada Aceh Selatan News di Tapaktuan, Kamis (7/12/2017).

Biaya ke program magister untuk 22 orang mahasiswa berprestasi dan kurang mampu yang telah tamat S1 di STAI Al-Islah Tapaktuan akan difasilitasi oleh Bupati Aceh Selatan dan 2 Anggota DPRA asal Aceh Selatan.

“Rencana ini sebelumnya telah kita bicarakan kepada bapak Bupati Aceh Selatan, HT Sama Indra, SH dan juga kepada bapak Hendriyono, SE serta kepada bapak Tgk. Muhibbusubri, Anggota DPRA asal Aceh Selatan,” katanya.

Hasil pembicaraan atau lobi tersebut, sambung M. Nasir Gani, Bupati Aceh Selatan menyanggupi akan membiayai 8 orang, Hendriyono 6 orang dan Muhibbusubri 8 orang.

“Nanti pada tahun 2018, masing – masing alumni STAI Al-Islah Tapaktuan akan memilih sendiri dimana mereka melanjutkan S2-nya. Nama- nama alumni berprestasi dan dari keluarga kurang mampu sudah kita agendakan,” ujarnya.

M. Nasir Gani yang juga Anggota DPRK Aceh Selatan itu menyebutkan, STAI Al-Islah Tapaktuan merupakan salah satu Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) Swasta program S1 di Aceh Selatan, berdiri sejak 27 Januari 2012.

Pada tanggal 4 Desember 2017, STAI Al-Islah Tapaktuan telah melaksanakan wisuda perdana angkatan I terhadap 106 orang, 7 orang diantaranya dinyatakan lulus dengan predikat sangat baik (cumlaude).

“Untuk itu, atas nama Yayasan Al-Islah, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Aceh Selatan yang telah memperhatikan STAI Tapaktuan, baik berupa dukungan moril maupun dukungan operasional,” ucapnya. (Ran).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*