Aryos : TS dan Azwir Masih Dominan

IMG-20170527-WA001
Aryos Nivada
Aryos Nivada (Foto : Ist)

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Pengamat politik dan keamanan Aceh, Aryos Nivada menilai jelang Pilkada Bupati Aceh Selatan 2018 baru dua sosok yang dominan yaitu patahana –T Sama Indra– dan Azwir sedangkan untuk kuda hitam diprediksi akan muncul seperti Haji Mirwan dan Abral Muda.

“Sejauh ini yang menonjol itu ada dua yakni TS dan Azwir yang domainnya sama-sama putra Meukek, sebagai kuda hitamnya bisa Haji Mirwan atau Abral Muda,” ujar Aryos Nivada melalui sambungan telepon dengan Aceh Selatan News, Minggu (21/5/2017).

Selain itu menurut Aryos kemungkinan akan munculnya sosok baru salah satunya Jaka Rasyid akan memberi warna dalam Pilkada di Aceh Selatan, karena sosok baru juga akan dilirik oleh pemilih mesti kehadiran sosok baru tidak serta merta menggeser posisi sosok lama yang sudah mengakar seperti TS dan Azwir.

“Jika strategi politik yang dimainkan dominan, memiliki tim solid dan masif serta didukung oleh finansial bukan tidak mungkin dengan troboson-trobosan sosok baru akan unggul di Pilkada nanti, pertanyaannya apakah akan muncul sosok seperti ini di Pilkada Asel termasuk kandidat berwajah lama dan baru seperti Jaka Rasyid,” tanya Aryos.

Disisi lain politik di Aceh Selatan juga akan mendapat support energi dari daerah luar Aceh Selatan yang sudah melaksanakan Pilkada, karena tentu kesempatan ini akan dimanfaatkan oleh partai politik untuk menambahkan kadernya yang duduk di eksekutif nantinya. Otomatis mereka akan berjuang merebut sisa kabupaten/kota yang belum terlaksana Pilkada seperti Aceh Selatan.

Untuk kekuatan secara wilayah, menurut Aryos tidak akan terlalu berpangaruh dalam pilkada nanti, ini disebabkan karena TS sudah memutuskan mata rantai kedaerahan dalam pilkada 2013 lalu.

“Pada Pilkada lalu TS sudah memutus mata rantai yang selama ini dipegang oleh wilayah dengan jumlah pemilih terbanyak seperti Kluet. Namun permasalahannya dalam pilkada kali ini Azwir juga merupakan putra Meukek tentu akan berpotensi pecah,” urai Aryos.

Kekuatan daya magnet antara Azwir dan TS juga akan sangat menentukan pecah atau tidaknya pemilih di Meukek, menurut Aryos kalau salah satunya muncul dominan bukan tidak mungkin suara Meukek akan tertuju pada salah satunya.

Sementata itu, Apakah Kluet akan memunculkan sosok sendiri?, Menurut Aryos ini sangat mungkin apalagi dengan jualan orang diluar Kluet tidak mengakomodir semua kepentingan.

“Ini bisa saja kalau jualannya, misal orang Meukek tidak memberi trobosan luar biasa atau tidak mengakomodir kepentingan seluruh wilayah,” pungkas Aryos.

Aryos Nivada adalah pengamat politik dan keamanan, peneliti di Jaringan Survey Inisiatif dan penulis buku Wajah Politik dan Keamanan Aceh. Aryos juga seorang dosen yang pandangannya kerap dijadikan rujukan media.(Iy)

Komentar

IKLAN DPMG II