ASI Eklusive Dapat Kurangi Allergi Bayi

Aceh Selatan News| ASI eksklusif telah terbukti untuk menekan terjadinya kasus alergi genetik (diwariskan) pada bayi. Alergi pada bayi biasanya terjadi ketika seorang anak muda dari 2 tahun, terutama ketika anak di bawah usia 3 bulan.

Meski pemberian ASI dapat mencegah alergi, ibu masih perlu makan makanan saat menyusui menghindari makanan yang berpotensi menimbulkan alergi.

“Seorang ibu gaya hidup sehat juga memiliki peran penting dalam mencegah alergi, dan menjaga lingkungan yang bersih seperti menjaga rumah bersih membersihkan perabotan dari tungau debu rumah dan memberikan aliran udara dalam ruangan dengan baik,” ujarnya kemarin.

Banyak debu di udara sangat mudah terhirup dan dapat menyebabkan masalah pernapasan seperti asma dan rhinitis. Setelah menerima ASI eksklusif selama 6 bulan, bayi bisa mulai makan makanan pelengkap, tetapi orangtua tetap perlu mempertimbangkan risiko anak terkena alergi makanan.

“Untuk mengetahui apakah bayi Anda alergi terhadap makanan, memberikan makanan pendamping pertama selain ASI, dianjurkan untuk diberikan satu per satu dari jenis mereka.” Jika makanan pelengkap diberikan beberapa jenis sekaligus, sehingga jika reaksi alergi, kita tidak dapat menentukan makanan vhat atau bahan makanan yang menyebabkan alergi.

Telur, susu, kacang-kacangan, kedelai, gandum, ikan dan kerang jenis makanan yang sering menyebabkan alergi, sehingga tidak dianjurkan karena bayi yang terlalu muda usia, karena usia semakin rendah anak lebih sensitif terhadap kemungkinan alergi tubuhnya. Selain itu, buah-buahan dan sayuran dapat menjadi pilihan yang baik untuk makanan tambahan untuk bayi.

“Makanan padat harus diberikan saat bayi berusia 6 bulan pengenalan makanan padat pada bayi berusia 3-4 bulan akan dapat meningkatkan risiko alergi.”

Komentar