Banwaslu Aceh Selatan Lantik 54 Panitia Panwaslu Kecamatan

Aceh Selatan News | Tapaktuan –
Ketua Banwaslu Kabupaten Aceh Selatan, Baiman Fadli, SH melantik dan melakukan pengambilan sumpah kepada 54 orang Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan se-Aceh Selatan, di Aula Dinas Pariwisata setempat, Kamis (7/12/2017).

Turut hadir Bupati Aceh Selatan diwakili Asisten Pemerintahan, Erwiandi, S.Sos, M.Si, Dandim 0107/Asel diwakili Pasi Intel Kapten Inf Edi Mulyo P, Kapolres diwakili Kasat Intelkam IPDA Syatria Putra, Kajari Aceh Selatan, Munif, SH, MH, Ketua KIP Khairunis Absyir, ST dan Ketua Panwaslih Hendra Saputra, S.Sos.I serta undangan lainnya.

Baiman Fadli seusai pelantikan kepada Aceh Selatan News mengatakan, personil Panwaslu Kecamatan yang telah dilantik, nantinya juga akan mengikuti Bimbingan Teknik (Bimtek) selama tiga hari dua malam.

“Bimtek mulai berlangsung hari ini dibagi tiga kelas, masing – masing kelas diikuti 18 personil Panwaslu Kecamatan. Dua kelas dilaksanakan di Aula Hotel Catherine dan satu kelas dilaksanakan di Aula Dinas Pariwisata,” ujarnya.

Kegiatan Bimtek bertujuan untuk menambah wawasan Panwaslu Kecamatan untuk menghadapi pelaksanaan penyelenggaraan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pimpres) tahun 2019 mendatang.

“Kita harapkan setelah mengikuti Bintek nantinya Panwaslu Kecamatan sudah tahu fungsi dan tugasnya sebagai pengawasan saat pelaksanaan Pileg dan Pimpres 2019 mendatang,” harapnya.

Selain itu, Panwaslu Kecamatan nantinya tidak lagi berkantor di Kantor Camat, melainkan berkantor tersendiri di masing – masing kecamatan. Hal ini untuk menjaga netralitas Panwaslu Kecamatan dalam pengawasan pelaksanaan Pileg dan Pimpres.

Panwaslu Kecamatan sekarang berbeda dengan Panwaslu Kecamatan sebelumnya, baik dari fungsi maupun tugasnya. Karena Panwaslu Kecamatan sekarang sudah bisa menangani perkara jika terjadi sengketa saat pelaksanaan Pileg.

“Peraturannya sekarang, Panwaslu Kecamatan sudah bisa memutuskan perkara jika terjadi sengketa. Berbeda dengan peraturan sebelumnya, hanya mengeluarkan rekomendasi. Kalau sekarang Panwaslu Kecamatan sudah bisa memutuskan setiap terjadi perkara,” pungkasnya. (Ran).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*