Banyak Kebocoran dan Kotoran Mangkrak pada PDAM Tirta Naga




Aceh Selatan News | Tapaktuan – Kecilnya debit air yang sampai kerumah pelanggan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Naga, sejak beberapa bulan terakhir diakibatkan oleh banyaknya kebocoran pipa bawah tanah dan penyumbatan.

“Permasalahan yang sedang kita hadapi untuk pelanggan wilayah Tapaktuan – Samadua, Kecilnya debit air karena musim kemarau dan ada kebocoran pipa di bawah tanah termasuk kotoran yang sudah mengeras. Ini akan kita upayakan perbaikan dan pergantian pipa,” jelas direktur PDAM Tirta Naga, Cut Maisarah saat memenuhi undangan Komisi C DPRK Aceh Selatan, Senin (7/8/2017) di Tapaktuan.

Cut Sarah kepada Ketua Komisi C, H Helmi Karim mengaku, terus berusaha membenahi perusahaan daerah yang ia pimpin, baik menajemen maupun Instalasi Kota Kecamatan (IKK) yang tersebar di 8 Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan.

“Saat ini kita memiliki tiga IKK yang aktif dan cukup efektif yakni IKK Bakongan, Kotafajar, Pasieraja. Sedangkan Labuhanhaji Barat dan Trumon Timur dalam kategori kurang efektif,” terang Cut Sarah sambil meneruskan yang tidak aktif IKK Sawang, Kluet Timur, dan Labuhanhaji Tengah.

“Ini terus kita benahi agar bisa mengalirkan air kerumah-rumah masyarakat.”

Cut Sarah mengakui masih banyak ‘PR’ yang harus segera ditanggulangi baik diinternal maupun eksternal, Namun Cut Sarah optimis PDAM mampu bangkit dan menjadi perusahaan daerah yang membanggakan tentunya dengan dukungan seluruh pihak termasuk dewan.

“Kita sedang benahi menajemen keuangan ditingkat internal dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang selama ini memang masih sangat kurang,” keluh Cut Sarah.

Menurut Cut Sarah, Pihaknya sedang gencar mengupayakan dana untuk melakukan perbaikan instalasi air dan pergantian pipa yang mengalami kebocaran dalam hal ini Cut Sarah juga meminta dukungan dari anggota DPRK.

“Kita sedang mengupayakan suntikan dana untuk perbaikan-perbaikan. Berkutik di proposal terus belakangan ini,” tutur Cut Sarah.

Mengakhiri penyampaiannya Cut Sarah berkomitmen akan tetap berupaya berbenah dan menata PDAM Tirta Naga,”Kita gunakan motto yang pernah disampaikan bupati Aceh Selatan Teuku Sama Indra, Biarlah baju berlumpur asal air tetap mengalir dan bersih,” tutup Cut Sarah.(Iy)

Komentar










Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*