Bupati Aceh Selatan Selatan Digugat

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Bupati Aceh Selatan HT Sama Indra SH digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh oleh mantan keuchik Krueng Batu, Kecamatan Kluet Utara HT Arbet Banta.

Gugatan itu didaftarkan dengan nomor perkara 24/G/2017/PTUN.BNA pada tanggal 3 Oktober 2017. Gugatan itu timbul karena Arbet tidak terima dirinya diberhentikan dari jabatan keuchik karena merasa tidak bersalah.

Dalam materi gugatannya, Arbet meminta majelis hakim mencabut surat Keputusan Bupati Aceh Selatan Nomor 594 tahun 2017 tertanggal 27 September 2017 Tentang Pemberhentian Keuchik dan Pengangkatan Pejabat Keuchik Krueng Batu, Darman SE.

“Saya menilai ada yang keliru dari keputusan bupati karena tidak sesuai aturan. Jadi kita coba ambil langkah dengan menggugat ke PTUN untuk mendapatkan keadilan. Kalaupun nanti tidak dikabulkan tidak masalah paling tidak kita sudah puas dengan upaya yang kita lakukan,” kata HT Arbet Banta kepada Aceh Selatan News melalui sambungan telepon, Rabu (4/10/2017) malam.

Dia mengaku selama ini hubungannya dengan Bupati maupun Muspika Kecamatan Kluet Utara sangat baik.

“Sebenarnya saya dengan bupati punya hubungan yang baik saya selalu melaporkan apapun kepada beliau termasuk perihal ini, Bagitu juga dengan Camat Kluet Utara namun saya tidak tahu kenapa belakangan camat mengeluarkan surat permintaan penggantian pejabat tanpa melakukan cros chek,” tandasnya.

Sebelumnya, Bupati Aceh Selatan melalui SK Nomor 594 Tahun 2017 tertanggal 27 September 2017 dengan pertimbangan adanya surat Camat Kluet Utara, H. Zainal A SE untuk meminta ditetapkannya pejabat keuchik Krueng Batu dan rapat Forkopimda memberhentikan Keuchik Krueng Batu, HT Arbet Banta dan mengangkat Darman SE sebagai pejabat Keuchik.(Iy)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*