Cuci Darah, Warga Aceh Selatan Harus ke Rumah Sakit Korea

Pasien Gagal Ginjal, Minta Pemkab Aceh Selatan segera upayakan Mesin HD
Pasien Gagal Ginjal, Minta Pemkab Aceh Selatan segera upayakan Mesin HD

Pasien Gagal Ginjal, Minta Pemkab Aceh Selatan segera upayakan Mesin HD

Aceh Selatan New | Tapaktuan – Sejumlah pasien gagal ginjal asal Aceh Selatan, kecewa terhadap Rumah sakit Yuliddin Away Tapaktuan, pasalnya hingga saat ini belum bisa menyediakan mesin cuci darah (hemodialisa) di rumah sakit setempat. Hal ini diungkapkan Zainal, salah seorang penderita gagal ginjal, Selasa (22/10) di rumah sakit Korea.

Hingga saat ini pasien cuci darah yang berasal dari Aceh Selatan mencapai 6 orang dan  2 orang diantaranya sudah meninggal dunia, akibat jauhnya perjalanan menuju ke rumah sakit Korea, yang berada di Kabupaten Aceh Barat Daya, ditambah lagi perlu persiapan dana yang cukup banyak. “Hal ini harus dipikirkan oleh pejabat disana ucap Zainal.

Zainal juga menambahkah, jarak tempuh yang cukup jauh, memaksa dirinya dan pasien lainnya untuk menyewa rumah di Abdya, ini disebabkan oleh setiap pasien harus melakukan cuci darah dua kali pada tiap minggunya.

“Kami mengharapkan kepada Bupati T.Sama Indra untuk melakukan pembenahan di rumah sakit Yuliddin Away, khususnya mesin cuci darah, karna kabarnya mesin tersebut tidak semestinya dibeli tetapi kerja sama dengan perusahaan Fresinius (pihak ketiga-red),” tutupnya.(ae)

Komentar