Dewan Pertanyakan Mobil Perintis yang Dikelola Dinas Perhubungan

IMG-20170503-WA000_editAceh Selatan News | Tapaktuan – Tim Panitia Khusus (Pansus) III Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten ( DPRK) Aceh Selatan mempertanyakan mobil perintis yang dikelola Dinas Perhubungan Aceh Selatan, terkait adanya penunggakan oleh pihak pengelola.

“Mobil perintis yang diprogramkan kepada  masyarakat sesuai dengan tujuan dan perjanjian, namun dalam komitmen bersama tidak lagi berjalan sebagaimana yang kita harapkan,” kata H Maswaldi saat membacakan laporan Tim Pansus III pada Rapat Paripurna DPRK Aceh Selatan Tentang LKPJ Bupati Aceh Selatan Tahun 2016, Selasa (2/5/2017).

Ia mengatakan, hal ini terbukti dengan adanya penunggakan setoran sampai 2 tahun tidak disetor, padahal dalam perjanjian 2 bulan tidak disetor mobil tersebut, berhak ditarik.

“Maka dalam hal ini, mohon pihak terkait untuk menertibkan persoalan ini sesuai aturan dan perjanjian yang ada, agar tidak menjadi contoh bagi pengelola mobil perintis yang lain,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Aceh Selatan, H. Hamzah, SH, MM yang dikonfirmasi Aceh Selatan News melalui Kabid Teknik Sarana dan Prasarana, Edwar Noris, SE  menjelaskan, jumlah mobil perintis sebanyak 16 unit.

“Dari 16 unit itu, 1 unit hilang dan sedang dalam penyelidikan polisi serta 1 unit terbakar di Trumon,” jelasnya.

Ia menambahkan, mengenai penunggakan setoran, ada 4 unit masih menunggak.  Maka dalam waktu dekat, pihaknya akan mengambil tindakan terhadap pengelola mobil perintis yang menunggak tersebut.

“Kita akan mengeluarkan surat perintah tugas untuk penindakan hal itu, serta akan mengambil tindakan tegas dengan menyita mobil yang menunggak. Walau nanti disita, namun pembayaran tetap ditagih karena ini merupakan PAD terhutang di Dishub,” imbuhnya.(Ran)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*