Dishub Aceh Selatan Akan Fungsikan Pos Pantau Lalu Lintas

IMG-20170324-WA001Aceh Selatan News | Tapaktuan – Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh Selatan akan mengfungsikan Pos Pantau lalu lintas yang di tempatkan di jalan satu arah jalan Merdeka Tapaktuan, atau  di samping Dinas Sosial Aceh Selatan. Karena ditenggarai banyaknya  pelanggaran yang dilakukan pengguna jalan yang melintasi jalan satu arah tersebut.

“Pos Pantau itu sudah rampung dikerjakan, maka dalam waktu dekat akan kita fungsikan untuk memantau ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di jalan satu arah tersebut,” kata Kadis Perhubungan Aceh Selatan, H. Hamzah, SH, MM melalui Kabid Darat, Risman, SH kepada Aceh Selatan News di Tapaktuan, Jum’at (24/3/2017).

Sebelum mengfungsikan Pos Pantau itu, lanjut Risman, terlebih dahulu pihaknya akan berkoordinasi dengan Sat Lantas Polres Aceh Selatan. Selain itu, pihaknya juga akan menyiapkan personil – personil yang akan ditugaskan. “Semua itu perlu kita persiapkan, sebab  dana operasionalnya tidak tersedia di dinas,” ujarnya.

Menurut dia, tingkat pelanggaran jalan satu arah itu didominasi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat serta oknum lainnya. Kebanyakan ASN melanggar rambu-rambu lalu lintas itu terjadi disaat mulai aktivitas perkantoran.

” Sehingga sulit diatasi oleh personil Dishub bahkan sempat adu mulut dengan pelanggar jalan, baik dilokasi jalan satu arah jalan Merdeka maupun jalan Abd Sani,” tuturnya.

Risman yang turut didampingi Sekretaris Dishub Aceh Selatan, Nafrijar, S.Sos dan Kasie Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas, Mairizal, SE mengutarakan, untuk mengurangi tingkat pelanggaran yang dilakukan ASN di dua ruas jalan itu, maka pihaknya dalam waktu dekat akan menyurati Bupati Aceh Selatan.

“Kita harapkan bapak bupati mengintruksikan para Kepala SKPK agar setiap melaksanakan apel menghimbau ASN supaya tertib berlalu lintas dan mematuhui rambu-rambu lalu lintas di jalan satu arah itu,” harapnya.

Ia menambahkan, jika setelah adanya himbauan dari para Kepala SKPK terhadap ASN  juga tidak dipatuhi atau kedapatan lagi melanggar. Maka kendaraan dinas yang digunakan oleh ASN itu akan di sita, dan tidak diperuntukan lagi kepada ASN tersebut.(Ran)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*