DPRK Aceh Selatan Sahkan APBK-P Tahun 2017




Aceh Selatan News | Tapaktuan – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Perubahan (APBK-P) Tahun Anggaran 2017. Pengesahan tersebut dilakukan saat penutupan Rapat Paripurna DPRK Aceh Selatan, Jum’at (29/9/2017) malam.

Rapat penutupan yang dipimpin Wakil Ketua II, Mulyadi itu dihadiri Wakil Bupati Aceh Selatan, Kamarsyah, S.Sos, MM,  Dandim 0107/ Asel Letkol Kav Harry Mulyanto, Kapolres yang diwakili Kapolsek Tapaktuan, AKP Musthafa, Sekda H. Nasjuddin, SH, MM, para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPK dan undangan lainnya.

Laporan Badan Anggaran DPRK Aceh Selatan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebagaimana dibacakan Masridha, ST, anggota DPRK Aceh Selatan dari partai PKPI menyebutkan, pendapatan terdiri dari pendapatan asli daerah, dana perimbangan, dan lain-lain pendapatan daerah sebelum perubahan sebesar Rp. 1.459.148.845.222,00,-.

Setelah Perubahan menjadi Rp. 1.573.573.285.257,32, bertambah sebesar Rp. 114.424.440.035,32,-. Belanja Daerah sebelum Perubahan sebesar Rp. 1.471.148.845.222,00,. Setelah perubahan menjadi Rp. 1.618.647.972.933,64.- atau bertambah sebesar Rp. 147.499.127.711,64,-.  Suprlus / Defisit Anggaran sebesar Rp. 45.074.687.676,32,-

“Pembiayaan Daerah terdiri dari Penerimaan Pembiayaan daerah pada  Perubahan sebesar Rp. 45.074.687.676,32,- . Sebagaimana hasil pemeriksaan BPK RI Provinsi Aceh, bertambah sebesar Rp. 27.074.687.676,32,-. Sedangkan pengeluaran pembiayaan pada APBKP ini kita tetapkan Nol Rupiah,” sebut Masridha.

Ia melanjutkan, pembiayaan Netto sebesar Rp. 45.074.687.676,32,- dengan demikian silpa tahun berjalan bersaldo sebesar Nol Rupiah.  Disamping itu, sumber pemasukan PAD  harus tetap dioptimalkan . “Prinsipnya kami apresiasi kepada saudara Bupati, dengan semangat dan pendisiplinan yang serius dalam pengelolaan aset daerah serta peningkatan PAD yang terus meningkat dari tahun ketahun,” ujarnya.

Namun, tambah Masridha,  menjadi catatan penting yang perlu disampaikan bahwa, semangat tersebut harus diikuti sepenuhnya oleh SKPK beserta jajajarannya dalam pelaksanaan pendisiplinan pengelolaan anggaran daerah dalam pencapaian program dan visi misi Bupati Aceh Selatan.

“Terkait serapan APBK atau realisasi fisik diharapkan tercapai sampai dengan akhir Tahun 2017 ini dengan memperhatikan mutu dan kualitas pekerjaan,” imbuhnya.

Bupati Aceh Selatan HT Sama Indra, SH dalam kata sambutannya yang dibacakan Wabup Kamarsyah  menyebutkan, bahwa Pemkab  Aceh Selatan tetap berkomitmen dalam pembangunan di wilayah Kabupaten Aceh Selatan.

“Untuk hasil rapat ini kami akan menyampaikan dan menekan kepada seluruh SKPK untuk tidak menggunakan anggaran APBK-P namun harus menggunakan APBK murni. Selain itu dalam pembangunan di Kabupaten  Aceh Selatan Pemkab  Aceh Selatan akan terus menyampaikan kepada SKPK untuk memberikan terobosan baru dalam pembangunan daerah ini,” sebutnya.(Ran)

Komentar










Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*