DPRK dan Honorer K-II Aceh Selatan Lahirkan Empat Kesepakatan Bersama

IMG-20140224-00813Aceh Selatan News | Tapaktuan – Setelah beberapa lama berorasi di depan kantor DPRK Aceh selatan, untuk menuntut keadilan pemerintah daerah  terhadap pengankatan CPNS K-II yang didugakan sarat kecurangan, akhirnya sekitar pukul 13.00 wib beberapa orang perwakilan honorer dipersilakan masuk untuk merundingkan tuntutan mereka bersama wakil rakyat dan juga ketua BKPP Aceh selatan, Senin (24/2/2014)

Hampir dua jam lamanya perundingan cukup alot itu berlangsung, hingga pada akhirnya kedua belah pihak mencapai kesepakatan bersama dengan melahirkan empat poin penting yang dituangkan dalam nota perjanjian, dan ditandatangani oleh ketua DPRK beserta anggotanya, Asissten III dan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Aceh Selatan di atas materai 6000.

Adapun ke empat poin tersebut adalah sebagai berikut:

Pertama, Pemerintah Daerah dan DPRK Aceh Selatan sepakat untuk mencari solusi kepastian nasib terhadap yang tidak lulus K2 yang telah berjasa mengabdi untuk daerah

Kedua, Pemerintah daerah harus memverifikasi dan mengevaluasi terhadap instansi yang mengeluarkan SK yang disinyalir banyak kejanggalan dan kekurangan bahan tidak hanya menerima laporan saja sebelum pendaftaran ulang.

Ketiga, Diharapkan kepada pihak kepolisian dan kejaksaan untuk mengusut kejanggalan terhadap SK yang dikeluarkan oleh Instansi terkait dan pemerintah daerah tidak akan menandatangi surat keputusan pengankatan honorer K2 yang lulus dengan kejanggalan, sebelum permasalahan kelulusan honorer K2 tahun 2013 selesai permasalahannya.

Keempat, Perwakilan pihak Honorer K2 akan melakukan konfirmasi dengan pihak terkait terhadap hal tersebut dalam waktu seminggu sekali

Kemudian usai berlangsungnya pertemuan tersebut, empat poin yang tertuang dalam nota perjanjian dibacakan kepada honorer lainya yang masih menunggu di luar kantor DPRK, Setelah itu baru mereka membubarkan diri sekira pukul 15.00 wib. (iy)

Komentar