Harga TBS di Aceh Selatan Mulai Berangsur Stabil




Aceh Selatan News | Trumon – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat agen pengumpul di Kecamatan Trumon mulai berangsur stabil, sejak sepekan terakhir yakni dikisaran Rp. 1.120 – 1.170/kg.

Kendati kenaikan harga TBS di tingkat pedagang pengumpul dan pemilik ram masih bervariasi, namun harga tersebut membuat warga di Kecamatan Trumon dan Trumon Tengah, kembali bergairah untuk memanen buah kelapa sawit.

“Dalam minggu ini, harga TBS ditingkat pedagang pengumpul sudah mulai naik. Dari harga Rp 900 per kilogram kini naik menjadi Rp 1.120 per kilogram,” kata Alimarista (25) yang bekerja sehari-hari di salah satu ram (penampungan sawit) di Trumon Tengah kepada Aceh Selatan News, Minggu 30 Juli 2017.

Jika dibandingkan harga TBS kelapa sawit paska hari raya Idul Fitri lalu yang sempat anjlok Rp. 900/kg. Maka harga dalam sepekan ini di level Rp. 1.170/kg, mulai berangsur membaik. Walau harga tersebut belum sepenuhnya menguntungkan petani.

“Walau harga TBS mulai berangsur naik, namun masih belum terlalu menguntungkan bagi petani bila dibandingkan biaya perawatan tanaman dan biaya yang harus dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar seorang petani di Trumon.

Untuk itu. Ia berharap, harga TBS kelapa sawit dapat bertahan pada posisi diatas Rp1.500/kg. Sehingga dengan harga itu dapat mengangkat perekonomian masyarakat khususnya petani sawit.

“Kita berharap pemerintah dapat menanggapi keluhan masyarakat petani, terkait tidak normalnya harga TBS di kabupaten ini. Karena jika harga TBS tidak stabil dikhawatirkan dapat merugikan petani,” harapnya.

Hal senada juga diharapkan petani sawit lainnya, supaya Pemkab Aceh Selatan dapat mengstabilkan harga TBS. Juga dapat menindak tegas pedagang TBS nakal yang telah mempermainkan harga.

“Karena akibat adanya permainan pedagang nakal sehingga sangat merugikan petani,” ungkap Alimuddin (40).

Menurut dia, idealnya harga TBS di tingkat petani di atas Rp1.300/kg. Maka dengan harga diatas Rp. 1.300-1.500/kg, dapat mensejahterakan petani. (Azk)

Komentar










Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*