Sabtu, 25 Oktober 2014
NEWS TICKER
Caleg PNA Aceh Selatan Diberondong Peluru Hingga Tewas »  Di Jalan Gajah Mada Medan, Sejenak Bersama PSK Asal Aceh »  Pemkab Aceh Selatan Tahun Ini Buka Penerimaan CPNS Formasi Umum dan Guru »  Perubahan bentuk tubuh Maharani sejak Kenal Fhatanah »  Pengumuman Hasil Kelulusan UN SMA 2013 »  Memakai Emas Berbahaya bagi Kesehatan Pria, Bahkan bisa Mandul »  Gambar penis muncul di siaran langsung televisi Republik Ceko »  Foto Syur Beredar, Briptu Rani Terancam Dipecat »  Mobil Pengantar Koran Serambi Terjun ke Laut »  Daftar Nama Anggota DPRK Aceh Selatan Priode 2014/2019 »  Sosok Adi Doles Sang Rapper Aceh »  Polisi Tangkap ‘Nek Rayeuk’ Pemilik Sabu dan Senpi di Trumon Timur »  Bupati Aceh Selatan Mutasi Pejabat Eselon II dan Eselon III »  Dipaksa Telan Permen, Tujuh Siswa SMAN 2 Kluet Utara Kritis »  Adik Bunuh Abang Kandung di Kluet Timur »  Kapolsek Birem Bayeun Seorang Wanita Cantik »  Putri Aceh Selatan Jadi peserta Indonesia Youth Forum »  Diduga stres, Adaini Gorok Leher Ibu Mertua Abagnya Hingga Putus »  Polisi Masih Buru Pelaku Penembakan Caleg PNA Aceh Selatan »  Tiga Puluh Orang Kuota CPNS Aceh Selatan » 
 
Home » Terkini » Hukum » Isu ‘Rekening Gendut’ Milik Oknum PNS Mencuat Di Aceh Selatan
HUKUM

Isu ‘Rekening Gendut’ Milik Oknum PNS Mencuat Di Aceh Selatan

Jumat, 5 Juli 2013 - 2345 Kunjungan
Ilustrasi | Isu 'Rekening Gendut' Milik PNS Merebak Di Aceh Selatan

Ilustrasi | Isu ‘Rekening Gendut’ Milik PNS Merebak Di Aceh Selatan

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Isu kepemilikan ‘rekening gendut’ senilai Rp1 miliar lebih yang disinyalir milik salah seorang Pegawai di jajaran Pemerintah kabupaten Aceh selatan menghebohkan masyarakat sejak beberapa pekan belakangan ini.

Rekening itu dikaitkan dengan seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Aceh Selatan, Zairil (34), yang sedang menangani pelelangan proyek otonomi khusus (Otsus) Aceh 2013.

Menurut keterangan yang dihimpun, Kamis (4/7) lalu, isu tersebut mulai merebak awal April 2013 setelah dimulainya proses pelelangan proyek Otsus Aceh 2013 senilai Rp87 miliar lebih di Aceh Selatan melalui kegiatan bidang bina marga dan cipta karya.

Modus pembengkakan rekening itu melalui praktik transfer dari sejumlah calon pemenang tender ke nomor rekening yang mengatas namakan Ketua Panitia Pelelangan Barang dan Jasa Otsus 2013 Aceh Selatan.

Sejumlah rekanan melaporkan, mereka sudah mengirim uang untuk urusan kemenangan tender kepada panitia dengan menggunakan nomor rekening atas nama Zairil, namun gagal karena tetap kalah tender.

Pengiriman uang itu ke nomor rekening sejumlah Bank BPD Cabang Sutomo Medan (Sumut) dan BPD Simpang Suri Riau. Rata-rata pengiriman uang antara Rp20 juta sampai Rp170 juta yang berlangsung sejak April 2013.

Selain itu, pengiriman uang juga masuk ke nomor rekening atas nama Rahmat Hidayat yang disebut-sebut berkaitan dengan Z setelah adanya persetujuan seseorang yang berbicara melalui nomor telepon Zairil.

Lapor Mabes Polri

Ketua Panitia Pelelangan Dana Otsus 2013 Aceh Selatan, Zairil, yang diminta konfirmasinya atas berita tersebut di Tapaktuan, Kamis (4/7), membantah kepemilikan rekening gendut tersebut atas nama dirinya.

Menurutnya, dia tidak pernah memiliki uang sebanyak itu dan tidak pernah membuka rekening yang belakangan mengaitkan dirinya selaku ketua panitia tender proyek pemerintah.

Dia menyatakan, tidak pernah meminta seorang rekanan untuk mentransfer uang ke rekening atas nama T Zairilsyah dalam kaitan proses tender.

“Saya telah melapor ke Mabes Polri kasus yang mengaitkan diri saya karena saya merasa tidak pernah membuka rekening lalu kemudian meminta kontraktor untuk mengirimkan uang untuk menang tender proyek,” katanya.

Kepada pihak kepolisian dia meminta agar melakukan pengusutan kasus yang dinilai merugikan dirinya itu.

Dia menyatakan, penunjukan dirinya selaku Ketua Panitia Tender Dana Otsus Aceh untuk Aceh Selatan berdasarkan surat keputusan (SK) yang dikeluarkan ULP Bina Marga yang ditandatangani Syahrizal dan ULP Cipta Karya PU Aceh, Ir Bakaudin.(anl)

Related Post