Jembatan Gantung Pasi Merapat – Kedai Padang Terancam Ambruk

IMG-20170524-WA001
Kondisi jalan dan jembatan penghubung Kedai Padang-Pasie Merapat yang digerus arus sungai Kluet (Foto :Tarkhi)

Aceh Selatan News | Kluet Selatan – Akibat abrasi sungai, jembatan gantung yang menghubungkan Gampong Kedai Padang, Kecamatan Kluet Utara dengan Gampong Pasir Merapat, Kecamatan Kluet Selatan, terancam ambruk ke dasar sungai.

Kekhawatiran masyarakat tersebut menyusul telah bergesernya kepala jembatan (abutmend) dari posisinya, karena digerus abrasi sungai Kluet. Jika tidak diantisipasi secepatnya, maka sarana tranportasi darat akan putus. Sehingga akan menyulitkan warga untuk menuju ke dua gampong tersebut.

“Kepala jembatan gantung ini sudah lama bergeser, dan nyaris jebol ke dasar sungai, jika tidak segera diantisipasi maka jembatan ini tinggal kenangan,” kata seorang tokoh masyarakat Kedai Padang, Bustami kepada Aceh Selatan News, Senin (22/5/2017).

Ia mengatakan, nyaris ambruknya kepala jembatan gantung itu karena dihantam banjir bandang pada tanggal 11 Desember 2015 lalu. Kemudian diperparahkan lagi oleh banjir susulan yang terjadi pada tahun 2016 dan awal tahun 2017.

“Kalau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan dan DPRK serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tidak tanggap atau kurang peduli, maka jalan melintasi kepala jembatan di bagian Gampong Kedai Padang, Kluet Utara akan putus total,” ungkapnya.

Sekarang saja, lanjutnya, badan jalan tersebut sepanjang 1 meter sudah digerus abrasi. Sedangkan kerusakan badan jalan mencapai 10 meter. Sementara, di bagian Gampong Pasi Merapat, Kluet Selatan, sekitar 500 meter tanah milik masyarakat setempat sudah menjadi sungai. Abrasi juga menimpa sebelah rumah milik anggota DPRK Aceh Selatan, Mirwan.

Untuk itu, Keuchik Pasi Merapat, Nur Arman mengharapkan keseriusan Pemkab dan DPRK serta BPBD agar peduli terhadap nasip 1.500 jiwa warga yang ada dalam 4 gampong di Kemukiman Kedai Kandang itu.

“Kami tidak bisa berbuat apa-apa seandainya banjir bandang datang lagi, kemana kami akan lari mencari tempat berlindung,” kata seorang warga Pasi Merapat.

IMG-20170522-WA015

PPWI Laporkan ke Sekda
Menindaklanjuti informasi yang diterima Aceh Selatan News, PPWI Aceh Selatan langsung melaporkan kajadian tersebut kepada Sekdakab Aceh Selatan H Nasjuddin SH MM.

Laporan disampaikan oleh ketua PPWI Aceh Selatan, Masridha ST yang juga merupakan anggota DPRK, didampingi sekretaris Ihsan Yunadi S.Kom sekaligus Pemimpin Redaksi media online Aceh Selatan News disela-sela peletakan batu pertama mesjid terapung, An-Nur.

Mendapat laporan tersebut Nasjuddin langsung memerintahkan Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, Ir Sufli untuk mengecek langsung dan melakukan penanganan.

“Mungkin rabu atau kamis akan di cek sebab anggota kita sedang melakukan pencarian korban terseret ombak di Labuhanhaji Timur,” ujar Nasjuddin.(Ran)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*