Jenazah Muktar Yuli Masih Tertahan di Pulau Dua Sarah Melayang

img20170106145623Aceh Selatan News | Tapaktuan – Akibat derasnya arus Krueng Kluet, menyebabkan jenazah Muktar Yuli (20), warga Jambo Papeun, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, yang hilang terseret arus sungai Alue Buloh Meukek, masih tertahan  di Pulau Dua Sarah Melayang, Gampong Sarah Baru, Kecamatan Kluet Tengah.

Tim Satgas SAR Aceh Selatan yang soyokyanya menjemput jenazah tersebut belum berhasil menerobos arus deras sungai Krueng Kluet, Sarah Baru adalah Gampong terpencil dikawasan Kluet Tengah, untuk menuju kesana satu-satunya sarana transportasi menggunakan perahu mesin.

“Kita belum berhasil mengevakuasi jenazah dari Pulau Dua Sarah Melayang ke Jambo Teka, Manggamat, karena arus sungai masih deras dan sangat berisiko untuk menerobosnya,” kata Ketua SAR Aceh Selatan, Mayfendri, SE kapada Aceh Selatan News, melalui telepon selularnya, Sabtu (7/1/2017) sore

Evakuasi jenazah atas permintaan pihak keluarga korban, yang menginginkan jenazah dikebumikan di  Gampong Jambo Papeun, Kecamatan Meukek.

Sebagaimana diketahui, korban Muktar Yuli terseret arus Sungai Alue Buloh, Kecamatan Meukek bersama dua orang dari  Tim Survey PLTA PT. Tri Nusa Energi Jakarta, Kamis (29/12/2016) lalu.

Sebelumnya, Kapolsek Kluet Tengah, Yuhendri mengatakan, mayat korban  ditemukan oleh warga Gampong  Alue Keujrun, kemaren atau Kamis (5/1/2017), di Pulau Dua Sarah Melayang.

Menurutnya, penemuan mayat sejak kemaren, dikarenakan di lokasi tidak terjangkau jaringan telekomunikasi, maka informasinya baru hari ini sampai kepihaknya.

Jenazah di temukan pertama kali oleh warga Gampong Alue Keujruen, sedang mengambang didalam air sungai Krueng Kluet.

“Ditemukan warga masih mutar-mutar didalam air, lalu warga menyeret kepinggir dan menggali pasir sedikit untuk mengamankannya karena kondisinya sudah bengkak,” sebut Kapolsek.(Ran)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*