Kalau Camat Lengah Bakal Banyak Keuchik Masuk Penjara

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan, Hadi Surya STP meminta para camat tidak lepas tanggungjawab terhadap pengelolaan dana desa di daerah masing-masing. Apabila camat lengah, dikhawatirkan keuchik akan terjerat kasus dan masuk penjara.

“Para camat tidak boleh lepas tanggungjawab terhadap pengelolaan dasa desa di gampong-gampong. Kami mendesak para camat lebih kreatif mengawasi dan membina aparatur pemerintahan desa agar semua masalah dapat diselesaikan dan dipahami semua pihak. Jika camat lengah, tidak tertutup kemungkinan kepala desa akan masuk penjara,” ungkap Hadi Surya, Rabu (4/5/2016) menanggapi berbagai isu di pedesaan.

“Jika pun camat sudah melaksanakan tugasnya dengan baik, ternyata masih ada oknum keuchik yang melalukan penyelewengan dana desa, siap-siaplah berhadapan dengan hukum. Kelemahan dan kekurangan tahun anggaran 2015 hendaknya jadi pengelaman untuk diperbaiki pada tahun 2016 ini. Camat memiliki peran penting untuk menyelesaikan semua masalah,” papar politisi Partai Gerindra.

Indikasi kekurangan dan kelemahan sistim pengelolaan dana desa tahun 2015 terlihat dari tersendatnya penyerahan laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran. Semestinya, laporan itu sudah diterima pihak berkompeten selambat-lambatnya pada Maret tahun 2016.

Kenyataannya, hingga bulan Mei 2016 sebanyak 55 gampong belum menyampaikan laporan konsolidasi penggunaan dana desa tahap pertama, dua dan tiga.

“Keterlambatan menyampaikan laporan penggunaan dana desa di Aceh Selatan, salah satu bukti minimnya pembinaan dan pengawasan dari para camat. Kalaupun ada tenaga teknis lain seperti pendamping, namun camat jangan hanya duduk manis. Segala masalah yang ada di kecamatan sebaiknya diselesaikan dulu di tingkat kecamatan sebelum melaju ke kabupaten. Camat merupakan perpanjangan tugas bupati,” tambah Hadi Surya.(goaceh)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*