Kata Dokter, Ini Akibatnya Jika Kurang atau Kebanyakan Tidur




Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Aceh Selatan News | Jakarta – Menjadi salah satu kebutuhan utama tubuh, istirahat atau tidur seringkali justru tak bisa dicukupi. Apalagi dengan banyaknya aktivitas dan tuntutan pekerjaan saat ini. Padahal menurut dokter, mutlak penting untuk selalu memenuhi waktu tidur yang cukup. Mengapa?

“Istirahat itu dari aspek medis yang baik adalah 6 sampai 8 jam, jadi kurang dari 6 jam ya jangan. Kalau Anda tidur malam masih kurang dari 6 jam, siang hari colong waktu istirahat. Istirahat di mobil 15-30 menit kan cukup,” tutur dr Samuel Oentoro, MS, SpGK, ahli nutrisi dari Universitas Indonesia, dalam konferensi pers yang diadakan di XXI Premiere Lounge Plaza Indonesia, Jl MH Thamrin, Jakarta, Rabu (18/12).

Tidak tanpa alasan, dr Samuel menegaskan bahwa pelepasan growth hormone pada tubuh akan sangat optimal terjadi jika seseorang tidur selama 6-8 jam. Lantas apakah jika tidur cukup setiap hari maka tubuh akan otomatis semakin tinggi?

“Bukan untuk tambah tinggi, tapi tambah muda. Karena growth hormone itu adalah hormon yang mengatur regenerasi sel kita. Daripada main suntik growth hormone seperti yang banyak sekarang, sebenarnya kan masih bisa diatur lewat jam tidur,” terang dr Samuel.

Meskipun disarankan untuk banyak istirahat, bahkan sampai colong waktu, bukan berarti Anda diperbolehkan untuk tidur terus-menerus, lho. Tidur terlalu banyak juga akan memberikan dampak buruk bagi tubuh.

“Sudah ada juga penelitiannya. Orang-orang yang tidur 10 jam sehari itu ternyata kemungkinannya untuk terkena stroke lebih tinggi. Jadi harus cukup, tapi tidak berlebihan juga,” pungkas dr Samuel.

Nah, jika Anda salah satu orang yang kecanduan media sosial dan gadget, ada baiknya juga untuk lebih mengatur waktu istirahat lebih baik. Aktivitas di media sosial memang baik untuk memperluas komunikasi, namun jika sudah mengganggu jam tidur maka bisa dipastikan kebiasaan Anda sudah tak sehat.

“Kalau Anda repot dengan gadget, tidurnya kurang, ya jadi tidak sehat. Karena kalau Anda tidur kurang dari 6 jam, sudah ada penelitian yang membuktikan bahwa pelepasan radikal bebas di otak Anda akan berlebihan. Inilah yang akan mempercepat proses kepikunan. Jadi jangan main-main,” lanjutnya.(detik)

Komentar










Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*