Kejaksaan dan Bandara Cut Ali Teken MoU TP4D Pembagunan Gedung Bandara Cut Ali

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan dan Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Teuku Cut Ali Aceh Selatan, melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Tim Pengawalan Pengamanan, Pemerintah, dan Pembangunan Daerah (TP4D). Penandatanganan kesepahaman berlangsung di aula kantor Kejari Tapaktuan, Kamis (7/9/2017).

Nota kesepakatan ini ditandatangani oleh Kajari Aceh Selatan Munif, SH, MH, dan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Teuku Cut Ali, Sutrisno, S.Sos, MA di Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Selatan.

Kajari Aceh Selatan, Munif SH MH kepada wartawan mengatakan, Fungsi TP4D diantaranya mengawal, mengamankan dan mendukung keberhasilan jalannya pemerintahan pembangunan melalui upaya preventif dan persuasif.

Selain itu, juga melakukan diskusi atau pembahasan bersama instansi pemerintah, BUMN, BUMD untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi dalam penyerapan anggaran dan pelaksanaan pembangunan.

“Program TP4D Kejaksaan Negeri baru pertama kali di Aceh Selatan, paska menandatanganan MoU ini akan mengawal kegiatan Pembangunan Gedung Terminal 1000 M2 Bandar Udara Teuku Cut Ali, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan dengan tujuan diharapkan pembangunan yang sedang dilaksanakan dapat berjalan secara efektif dan optimal dan pengamanan terhadap apa yang sudah dibuat. Bukan berarti mencari-cari kesalahan, tetapi untuk mengurangi, mencegah penyimpangan uang negara,” katanya.

Ia menambahkan, Lahirnya TP4D dilatarbelakangi belum optimalnya pembangunan, serta lemahnya pemahaman aparatur sipil terhadap perundang-undangan. Selain itu, mengantisipasi kebocoran keuangan negara serta penyimpangan anggaran pembangunan.

Selanjutnya tambah, Munif, menjelaskan program TP4D ini hadir untuk mendukung keberhasilan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan nasional di pusat maupun daerah. Selain itu termasuk dalam upaya mencegah penyimpangan dan kerugian negara.

“Kita harapkan pemerintah daerah terutama intasi-intasi pemerintahan dapat dapat berkoordinasi degan kita melalui program TP4D ini, kita dapat mengontrol pembagunan dalam Kabupaten Aceh selatan. Degan kerjasamanya kita bisa dampingi dan kawal pembagunan serta mencegah terjadinya arah korupsi dan Program TP4D ini kita lebih fokus ke pencegahan,” tandas Munif.

Sementara itu, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Teuku Cut Ali Aceh Selatan, Sutrisno, S.Sos, MA mengucapkan terimakasih telah dilakukannya penandatangan MoU TP4D tersebut, disambut dengan baik oleh Kejari

“Degan program TP4D dan penandatanganan Mou, dapat mendorong pelaksanaan kebandarudaraan yang bersih, aman dan terhindar dari masalah hukum,” ujarnya.

Selain itu, Juga sebagai sarana strategis menguatkan jalinan koordinasi dan sinergitas antara Bandar Udara Teuku Cut Ali dengan Kejari Aceh Selatan umumnya dalam rangka mengawal pembagunan gedung terminal 1000 M2 Bandar Udara Teuku Cut Ali Aceh Selatan

“Pembagunan gedung terminal degan sumber anggaran APBN murni degan dengan nilai kontrak sebesar Rp. 7,3 M yang sudah berjalan lebih kurang Tiga bulan di tahun ini,” terang Sutrisno. (Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*