Kepala SKPK Dihimbau Daftarkan Tenaga Honorer ke BPJS Ketenagakerjaan

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Aceh Selatan dihimbau agar mendaftarkan tenaga honor yang bekerja di masing-masing SKPK ke BPJS Ketenagakerjaan.

Himbauan tersebut disampaikan oleh Bupati Aceh Selatan, HT Sama Indra, SH yang diwakili Sekda H. Nasjuddin, SH, MM, Kamis (10/8/2017) dalam rapat evaluasi anatara Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Rapat itu mengvaluasi peraturan Bupati Aceh Selatan nomor 1 tahun 2016 tentang kepesertaan program BPJS Ketenagakerjaan bagi tenaga kerja honorer/kontrak dan tenaga bhakti di Kabupaten Aceh Selatan. Rapat tersebut juga mengevaluasi peraturan Bupati Aceh Selatan nomor 31 tahun 2015 tentang kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi keuchik, perangkat Gampong dan Imum Mukim.

Sekda Nasjuddin menyampaikan bahwa evaluasi ini cukup berarti terutama bagi SKPK yang belum mendaftarkan tenaga honorernya ke BPJS Ketenagakerjaan. Begitu juga dengan tenaga honorer di Sekretariat Kecamatan.

“Hal ini, terutama bagi mereka tenaga kerja honorer yang di gaji dengan uang daerah agar dapat mendaftar ke BPJS Ketenagakerjaan Aceh Selatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga memberikan apresiasi kepada SKPK yang telah mendaftarkan tenaga honorer ke BPJS Ketenagakerjaan.

“Begitu juga saya harapkan kepada para Camat agar dapat menyampaikan kepada seluruh keuchik dalam wilayahnya agar dapat mendaftarkan keuchik beserta perangkatnya ke BPJS Ketenagakerjaan demi jaminan sosial ketenagakerjaan mereka nantinya,” harapnya.

Sekda Nasjuddin juga menghimbau kepada seluruh kepala SKPK agar menganggarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan yaitu JKK (jaminan kecelakaan kerja) dan JK (jaminan kematian) bagi para tenaga non ASN di lingkungan SKPK masing-masing agar dianggarkan untuk tahun 2018.

Sementara, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Aceh Selatan, Mislina, ST, MM menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemkab Aceh Selatan atas dukungan pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan.

“Baik itu non ASN maupun pihak swasta yang memberikan manfaat bagi seluruh pekerja maupun keluarganya, semoga kedepan program ini dapat berjalan seperti yang diharapkan,” ucapnya.

Acara itu juga turut dilakukan penyerahan secara simbolis kepada tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja dan meninggal dunia, nominal yang diberikan untuktenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja sebesar Rp.7.371.160,- dan klaim meninggal dunia sebesar Rp.24.000.000,- kpd ahli waris dari Perusahaan Jasa Konstruksi CV.Jalur Gemilang. (Ran).

Komentar