Korban Hilang akibat Banjir di Aceh Selatan Belum Ditemukan

Kondisi Banjir yang melanda Aceh Selatan
Kondisi Banjir yang melanda Aceh Selatan

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Dua warga di Kabupaten Aceh Selatan dilaporkan masih hilang dan diduga hanyut terbawa arus banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Aceh Selatan pada akhir pekan lalu.

Satu korban di antaranya sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan seorang lainnya masih dinyatakan hilang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan Erwiandi mengatakan, seorang korban yang ditemukan bernama Maskur (58), warga Desa Cacang, Kecamatan Labuhan Haji Barat.

“Jenazah baru saja ditemukan siang ini, diduga korban terjebak banjir dan kemudian tertimbun longsor. Ada warga yang melihat korban tak bisa melarikan diri dan bertahan di gubuk di kebunnya,” jelas Erwiandi, Selasa (15/12/2015).

Satu korban yang kini masih terus dalam pencarian tim SAR dan BPBD adalah Rahmat, warga Kecamatan Kluet Timur.

“Kuat dugaan korban memang terseret arus, soalnya di lokasi terakhir Rahmat berada tim pencarian sudah menemukan telepon genggam dan sandal yang diakui milik Rahmat, kami berharap korban bisa secepatnya ditemukan,” ujar Erwiandi.

Menurut Erwiandi, hujan lebat yang mengguyur sejak akhir pekan lalu menyebabkan 13 Kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan dilanda Banjir. Daerah dengan dampak banjir terparah adalah di Kecamatan Labuhan Haji Barat, Kecamatan Meukek, dan Kecamatan Kluet Timur.

Bahkan, untuk Kecamatan Meukek dan Labuhan Haji Barat, dua ruas jalan kecamatan yang menghubungkan antar desa terputus total akibat terjangan air.

Ruas jalan yang menghubungan antar desa di Pawoh dan Desa Apa, putus sepanjang 30 meter berikut satu unit jembatan gantung. Sementara di Kecamatan Meukek jalan terputus sepanjang 150 meter berikut satu unit jembatannya.

“Saat ini sudah ada jalur darurat yang dikerjakan oleh tim BPBD dan warga untuk membantu warga melintas, dan ini adalah jalur alternatif yang mengambil jalur memutar,” kata dia.

Meski air banjir dilaporkan sudah surut, tetapi BMKG memperkirakan hujan masih akan kembali mengguyur kawasan barat selatan Aceh.

Erwiandi mengimbau warga yang berdomisili di pinggir daerah aliran sungai (DAS) dan di lereng-lereng bukit agar bisa mewaspadai kondisi hujan saat ini.

“Kami juga mengimbau agar warga tidak usah berdiam dulu di rumah-rumah pondok di kebun masing-masing, mengingat hujan lebat bisa datang sewaktu-waktu dan menyebabkan longsor,” ungkap Erwiandi.

Selain Kabupaten Aceh Selatan, sejumlah kabupaten lainnya di kawasan barat selatan Aceh juga dilanda banjir dan longsor, di antaranya Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Aceh Barat Daya, dan Kabupaten Aceh Singkil.(kompas)

Komentar