LPSDM Aceh Salurkan Beasiswa untuk 230 Mahasiswa Baru

beasiswa

Aceh Selatan News | Banda Aceh – Dibukanya penerimaan beasiswa jalur pengembangan daerah pada Lembaga Peningkatan Sumber Daya Manusia (LPSDM) Aceh untuk 230 mahasiswa baru yang melanjutkan studi di Unsyiah dan IAIN Ar-raniry, sebagaimana dilansir oleh koordinator LPSDM Aceh kemaren

 Solidaritas untuk Rakyat Daerah Terpencil mengapresiasi terhadap komitmen rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Syamsurizal, M.Eng untuk memperiotaskan penerima beasiswa tersebut untuk mahasiswa yang berasal dari kecamatan 3T yaitu kecamatan tertinggal, terpencil dan terluar, “ Apalagi pada tahun 2012 pihak Unsyiah telah menandatangani MoU dengan kementerian pembangunan daerah tertinggal,” Ujar Delky Nofrizal, Ketua Umum  SuRaDT kepada Aceh Selatan News melalui surat elektronik yang dikirim, Senin (17/6).

Lebih lanjut Delky mengatakan “ Kita melihat hal ini merupakan sebuah komitmen yang perlu di apresiasi, apalagi kecamatan 3T memang sangat perlu diperhatikan secara khusus dari berbagai sektor pembangunan terutama pendidikan,  Agar pendidikan di Aceh merata dan berkeadilan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang merupakan salah satu indikator utama yang menjadi parameter ketertinggalan suatu daerah,” Harapnya.

Dilain sisi, daerah tertinggal, terpencil dan terluar merupakan salah satu perioritas nasinal tahun 2009-2014. Sehingga, memperhatikan pendidikan di kecamatan 3T merupakan salah satu langkah strategis yang perlu didukung secara seksama oleh seluruh stakeholder. Kita berharap, pihak IAIN Ar-Raniry juga memiliki komitmen demikian, bahkan kita harapkan akan lahir komitmen dari orang nomor satu di Aceh beserta seluruh pemerintahan Aceh.

Komitmen tersebut perlu dipantau secara seksama, apakah hanya sebatas statemen belaka atau akan direalisasikan oleh sang empunya statemen. Semoga saja, hal ini menjadi langkah awal dalam mengoptimalkan pembangunan terutama bidang pendidikan di daerah tertinggal, terpencil dan terluar yang ada di Aceh. Agar sentralistik dan dikotomi pendidikan dapat diminimalisir guna terwujudnya pembangunan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Aceh.(Redaksi)

1 Komentar

  1. aku kcwa dngan pmrntah aceh trhadap bantuan biayasiswa miskin.saya kuliah dri salah seorg anak pembulung yg mlnjt kuliah dmi cta2 saya,saya bkrja dmi membiayai kuliah dan kluarga saya.pmerntah lau mnrt saya hnya kplrluan prt a sndri.ya ALlah brlah aku ksksesan dan aku tidak mau mengabdi kpd pmrntah.dri ilmu yg ak proleh.pmrntah aceh tdk adl.mka aceh ttp tdk brjaya amin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*