Machsalmina Tetap Dukung Aceh Selatan Jaya

img-20161019-wa007Aceh Selatan News | Bakongan – Calon Wakil Gubernur Aceh, HT Machsalmina Ali kembali menegaskan dukungannya terhadap pembentukan Kabupaten Aceh Selatan Jaya yang merupakan pemekaran dari Aceh Selatan.

Penegasan itu disampaikan HT Machsalmina Ali dalam tiga pertemuan silaturrahmi secara terpisah dengan masyarakat Bakongan Raya, Rabu (19/10/2016).

“Kalau ada yang mengatakan bahwa Machsalmina Ali tidak mendukung lahirnya Aceh Selatan Jaya, iu fitnah dan sengaja dihembus oleh orang yang tidak senang dengan saya maju sebagai Cawagub yang mendampingi Tarmizi A Karim sebagai Cagub,” ujar Machsalmina yang mendapat aplus dari ratusan tokoh masyarakat yang hadir dalam silaturrahmi di Keudee Bakongan dibawah guyuran hujan lebat. Meskipun hujan deras tidak membuat warga surut mengikuti acara silaturrahmi.

Dijelaskan, yang memperjuangkan lahirnya Aceh Singkil dan Aceh Barat Daya dimasa kepemimpinan HT Machsalmina Ali memimpin Aceh Selatan selama dua periode.

“Setelah dua kabupaten itu lahir saya juga kembali memperjuangkan lahirnya Bakongan Raya dan Kluet Raya. Tetapi usulan itu ditolak oleh gubernur era itu. Saya sangat ingin Aceh Selatan Jaya ini lahir. Bahkan kalau saya dan Tarmizi terpilih akan kami upayakan pemekaran itu lebih cepat terwujud,” janji Machsalmina.

Pernyataan itu juga, disampaikan dalam dua silaturrahmi terpisah Bakongan Timur dan Kotabahagia.

Mendapat pernyataan tersebut, membuat ratusan tokoh masyarakat menyambut dengan kegirangan. “Hidup Pak Machsalmina, menang Pak Machsalmina,” teriak ratusan tokoh masyarakat.

Karena pemekaran itu dinilai sangat penting untuk menggenjot pembangunan, Sebab dengan lahirnya kabupaten baru maka anggaran dari pemerintah pusat akan bertambah bila mengandalkan PAD yang dihasilkan oleh kabupaten tidak akan mencukupi.

“Buktinya diera saya memimpin Aceh Selatan sebelum dimekar lahirnya Aceh Singkil dan Aceh Barat Daya anggaran yang ada cuma Rp 350 miliar. Tetapi setelah mekar anggaran kabupaten induk Aceh Selatan tidak berkurang yang dikucurkan pemerintah pusat. Sedangkan dua kabupaten hasil pemekaran juga mendapat anggaran mencapai Rp 150 miliar per kabupaten,” jelasnya.

Kembali ditegaskan bahwa dirinya sangat mendukung pemekaran lahirnya Aceh Selatan Jaya. “Karena semua itu demi kemajuan daerah ini,” tegas putra kelahiran Kuala Ba’U itu.(red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*