Masyarakat Trumon Pertanyakan Patokan Wilayah KEL




img-20161115-wa004Aceh Selatan News | Tapaktuan – Pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim Gabungan Hukum (Gakum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sumatra-Aceh terhadap dugaan perambahan kawasan Marga Satwa Rawa Singkil di Kecamatan Trumon baru-baru ini.

Membuat puluhan masyarakat Kecamatan Trumon, Aceh Selatan mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan, Selasa (15/11/2016) untuk mempertanyakan kejelasan batasan patokan wilayah Kawasan Ekosistim Leuser (KEL) dan Suaka Margasatwa (SM) Rawa Singkil di Trumon.

Kedatangan mereka sekitar pukul 13.30 WIB tersebut diterima oleh Ketua DPRK Aceh Selatan, Teuku Zulhelmi beserta Wakil Ketua Mulyadi dan anggota dewan lainnya Mizar, Jasman, Tgk Adi Zulmawar, Zakaria Isa, Armia Majid, Alja Yusnadi, Mustaruddin dan Hadi Surya.

Selanjutnya perwakilan masyarakat Trumon dipersilahkan menyampaikan aspirasinya di Ruang Rapat Musyawarah Dewan lantai satu Gedung DPRK Aceh Selatan.

Mediator dari pihak masyarakat Trumon yakni, Effendi, M.Rizal dan Jamalludin menyampaikan beberapa poin tuntutan masyarkat Trumon kepada pihak DPRK Aceh Selatan.

Pertama, masyarakat menuntut kejelasan tentang Kawasan Ekositem Leuser dan Suaka Margasatwa yang berada di Kecamatan Trumon.

Kedua, masyarakat menuntut patokan atau pembatasan titik-titik wilayah yang menyangkut Kel dan SM. Ketiga, masyarakat menuntut agar wilayah KEL dan SM di persempit agar wilayah garapan lahan untuk masyarakat lebih luas.

Keempat, masyarakat meminta agar dewan mempertimbangkan tuntutan agar dipenuhi karena masyarakat Trumon tergantung hidup pada lahan perkebunan.

Menjawab tuntutan masyarakat Trumon tersebut, Ketua DPRK Aceh Selatan, Teuku Zulhelmi mengatakan, pihaknya menerima aspirasi dari masyarakat Trumon tentang perihal wilayah KEL dan SM yang menjadi penghalang bagi masyarakat Trumon untuk kelangsungan hidup.

“Aspirasi dari semua yang hadir di sini akan kami perjuangkan nantinya di Jakarta. Dan hasil keputusan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, nantinya juga akan saya bacakan di forum ini kembali,” sebutnya.(Ran/Iy)

Komentar










Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*