Merah Sakti Minta Gubernur Ukur Ulang HGU




Aceh Selatan News | Tapaktuan – Wali Kota Subulussalam, H Merah Sakti SH meminta agar Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf melakukan pengukuran ulang HGU yang ada di Aceh sehingga tidak bias dan merugikan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Merah Sakti kepada wartawan di Tapaktuan, Rabu (9/8/2017) usai menyerahkan H Zainal kepada Kejaksaan Negeri Aceh Selatan untuk menjalani putusan pengadilan.

“Dengan hormat kami selaku pemerintah daerah meminta kepada Gubernur untuk melakukan pengukuran ulang terhadap HGU-HGU yang ada di Aceh, khususnya Subulussalam. Kita ingin tau berapa ril area yang dikuasi HGU, sehingga masyarakat tidak bias, apalagi dikambing hitamkan,” harapnya

Merah Sakti menghimbau agar masyarakat tidak terprovokasi dengan kejadian pembakaran PT. Asdal Prima Lestari (PT APL) beberapa hari yang lalu. “Kita menghimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing, yang sudah, sudahlah biar proses hukum dijalankan oleh pihak kepolisian pasca terjadinya pembakaran tersebut,” himbaunya.

Selaku Pemerintah daerah, Merah Sakti berharap kepada pemilik Hak Guna Usaha (HGU) yang ada di Kabupaten Aceh Selatan maupun Subulussalam agar bijaksana dalam menyikapi persoalan ini.

“Jangan hanya gara-gara 2 Hektar lahan, proses hukum dijalankan, anggap saja 2 Hektar tersebut sebaga plasma untuk masyarakat. Saya fikir tidak miskin PT Asdal gara-gara kehilangan 2 hektar lahan, dan tidak kaya pula masyarakat dengan mengambil 2 hektar lahan tersebut kecuali ada 100 hektar baru bisa kaya,” ungkapnya.

Merah Sakti menghimbau seluruh masyarakat yang berada berdampingan dengan PT Asdal untuk menjadikan kejadian ini sebagai guru.

“Kita bayangkan orang tua seperti H Zainal, beliau harus meninggalkan anak, cucu hanya karena proses hukum gara-gara dua, tiga Hektar lahan HGU. Area sengkata berada di Aceh Selatan, Kapa Sesak kebetulan H Zainal putra Subulussalam,” pungkas Merah Sakti.

Setelah melengkapi berkas H Zainal langsung dibawa menggunakan mobil tahanan menuju Rutan kelas II B Tapaktuan untuk menjalani masa tahanan yang sudah diputuskan Pengadilan Negeri Tapaktuan pada tanggal 24 Oktober 2016 lalu.

Ikut dalam penyerahan H Zainal ke Kejaksaan Wali Kota Subulussalam Merah Sakti, anggota DPRK Subulussalam, H Ajo Irawan, Kepala Kesbangpol Subulussalam Khairunnas dan Keuchik Singkrun Hasan.(Red)

Komentar










Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*