Pendidikan /  -

Mutu Pendidikan Aceh Selatan Terus Meningkat

Juni 12th, 2017 | Posted in Pendidikan | |
2017-11-24 22:20
Kadisdik Aceh Selatan Drs Martunis
Kadisdik Aceh Selatan Drs Martunis

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Mutu Pendidikan di Aceh Selatan terus mengalami peningkatan hingga pada tahun 2016 menduduki peringkat ke 6 se-Provinsi Aceh. Hal tersebut disampaikan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan, Drs Martunis kepada Aceh Selatan News di Tapaktuan, Senin (12/6/2017).

Peningkatan mutu pendidikan dilihat dari peringkat Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs. Tahun Pelajaran 2013/2014 Aceh Selatan menduduki peringkat ke 19 se-Aceh dengan persentase kelulusan 99.22 persen, tahun 2014/2015 membaik ke peringkat 16 se-Aceh dengan kelulusan 99,8 persen. Kemudian tahun pelajaran 2015/2016 mutu pendidikan kabupaten penghasil pala itu terus merangkak naik menjadi peringkat 13 dengan kelulusan 99,86 persen.

Peningkatan mutu secara signifikan terjadi pada tahun pelajaran 2016/2017, Aceh Selatan memperoleh peringkat 6 se-Aceh dalam Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dengan kelulusan mencapai 99,88 persen. Sedangkan Ujian Nasional Kertas dan Pinsil (UNKP) Aceh Selatan berada pada peringkat 10 se-Aceh.

“Dari tahun ke tahun kita terus mengalami peningkatan yang paling signifikan dari tahun 2015 peringkat 13 mengalami peningkatan sehingga pada tahun 2016 kita berada pada peringkat ke 6,” kata Martunis.

Dia mengakui keberhasilan dibidang pendidikan tidak terlepas dari kerja keras Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan, HT Sama Indra SH – Kamarsyah, S.Sos MM yang gencar melakukan sidak untuk menegakkan disiplin guru dan melakukan pemberatan guru diseluruh pelosok Aceh Selatan.

“Memang keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras Bupati. Ini hasil sidak yang selama ini terus dilakukan untuk menegakkan disiplin,” terang Martunis.

Selalu turun ke sekolah-sekolah, menurut Martunis salah satu pola yang ia terapkan dalam upaya memotivasi guru untuk menggenjot mutu pendidikan dan tingkat kedisiplinan.

“Kita tidak hanya berbicara diatas meja tapi turun kelapangan untuk memberikan sentuhan dan bimbingan langsung kepada guru. Selain memang pelatihan-pelatihan guru yang kita laksanakan setiap tahunnya,” beber Martunis.(Jn)

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.