Nikah karena Uang atau Cinta?

Ilustrrasi
Ilustrrasi

Aceh Selatan News | Jakarta – Pernikahan adalah hubungan sakral yang dijalani oleh dua manusia, yakni pria dan wanita. Beberapa alasan pribadi ingin melakukan pernikahan, di antara mereka ingin ada seseorang yang mencintai, peduli dan saling menghargai, serta bersama-sama memaknai sebuah kehidupan.

Tapi ada beberapa pribadi yang percaya bahwa pernikahan adalah jalan untuk melakukan penawaran komersial. Artinya, alasan pribadi tersebut melakukan sebuah pernikahan adalah atas dasar kebutuhan materi, yaitu uang dan kekayaan.

Dan pasangan yang dicari, tentu saja seseorang yang mempunyai power lebih, yakni materi atau disebut dengan pernikahan simbiosis mutualisme. Yaitu pernikahan dilakukan bukan berdasarkan cinta, namun sebuah kepentingan kebutuhan materi semata, dan saling menguntungkan.

Alasan melangsungkan sebuah pernikahan atas dasar cinta, dewasa ini terdengar begitu klise. Pasalnya, cinta tidak akan cukup sebagai penopang untuk mempertahankan hidup. Ketika tidak ada uang tersisa, terlebih jika masalah muncul di setiap sudut kehidupan rumah tangga Anda, cinta tentu tidak akan bisa membantu penyelesaian masalah.

Banyak contoh yang memperlihatkan bahwa menikah karena materi jauh lebih baik daripada menikah karena cinta. Seiring waktu, pasangan yang ingin melakukan sebuah pernikahan pun mulai berpikir praktis jika materi adalah hal terpenting.

Dilansir dari Boldsky, berikut tip bagi Anda yang berada di antara dua pilihan, antara materi atau cinta?

Keamanan
Pernikahan atas dasar materi atau untuk cinta semua membutuhkan jaminan yang dapat melindungi kelangsungan hidup Anda di masa depan. Keamanan adalah sinonim dari stabilitas keuangan. Cinta memang penting, namun ada baiknya Anda mempertimbangkan kecukupan finansial yang telah dimiliki. Harus ada jaminan yang bisa menjamin kehidupan Anda sesudah melangsungkan pernikahan akan lebih baik.

Kenyamanan
Menikah hanya demi cinta tidak akan memberikan kenyamanan, seperti yang Anda butuhkan. Kehidupan sesudah pernikahan tidaklah sama saat Anda masih menjalin hubungan asmara.

Kepuasan 
Tidak diragukan lagi, cinta adalah hal yang penting untuk mempertahankan sebuah hubungan. Namun, alasan finansial juga sama pentingnya untuk mempertahankan rumah tangga yang akan Anda jalani sesudah melangsungkan pernikahan. Wanita mengharapkan kehidupannya bersama pasangan akan jauh lebih baik dan kebutuhannya pun masih dapat tetap terpenuhi. Begitu juga dengan pria, membutuhkan seorang istri untuk mengurus keluarganya dan dapat memenuhi kebutuhan dirinya.

Hubungan keluarga

Zaman dulu, umunya pernikahan dilangsungkan karena adanya perjodohan, dan tentu saja pasangan yang dicari adalah seseorang yang mempunyai derajat sama, dengan pertimbangan kasta yang setara, serta latar belakang keluarga yang terhormat. Tipe pernikahan seperti ini, umumnya dilakukan atas dasar meningkatkan derajat sosial keluarga tersebut. Pssttt, zaman sekarang pernikahan seperti ini masih berlaku tidak ya?

Hubungan berlangsung lama

Alasan ini mungkin terdengar aneh, namun faktanya pernikahan atas dasar materi dapat berlangsung lebih lama daripada pernikahan atas dasar saling suka atau cinta. Hal ini karena setelah melalui jangka waktu hubungan pernikahan, cinta perlahan akan surut seiring masalah yang menyelimuti hubungan pernikahan Anda. Dan tentu saja, hal tersebut akan mempengaruhi sudut kehidupan rumah tangga Anda, termasuk kehidupan seksual Anda bersama pasangan. Akibatnya, hubungan suami istri yang terjalin sudah tidak harmonis lagi. (okezone)

Komentar