Orang Tua Bayi Belum Diketahui, Dinsos Asel Akan Cari Ibu Asuh Untuk M Rizki

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Dinas Sosial Aceh Selatan akan mencari ibu asuh untuk bayi, Muhammad Rizki titipan oknum bidan di BLUD RSUD Tapaktuan. Karena sejauh ini, ibu bayi yang tega menelantarkan anaknya tersebut belum diketahui.

Bahkan, oknum bidan yang telah menitipkan Muhammad Rizki untuk di rawat di ruang Picu/Nicu BLUD RSUD YA Tapaktuan, terkesan lepas tanggung jawab.

Informasi itu disampaikan Sakti Peksos Perlindungan Anak/PKSA Dinas Sosial Aceh Selatan, Yuliana Fitri, S.Psi kepada Aceh Selatan News di Tapaktuan, Jum’at (8/12/2017).

Mencari ibu asuh untuk Muhammad Rizki, bertujuan untuk perawatan, jika seandainya nanti sudah keluar dari BLUD RSUD YA Tapaktuan.

Tidak tertutup kemungkinan jika nanti sudah selesai proses penyelidikan pihak hukum, maka akan dilakukan adopsi untuk Muhammad Rizki.

“Mengenai bayi yang telah ditelantarkan ibu kandungnya ini, sudah kita laporkan ke polisi. Namun polisi belum bisa menangani sebelum bidan itu sendiri yang melaporkannya,” kata Yuliana Fitri.

Ia menyebutkan, sudah lima orang yang ingin mengadopsi, dua orang diantaranya sudah mengantar berkas permohonan kepada Dinas Sosial Aceh Selatan.

Namun, permintaan tersebut belum bisa dipenuhi, karena belum lewat masa penyelidikan indititas anak dan ibu kandungnya.

“Kita pernah mencoba ingin berkomunikasi dengan bidan yang menemukan bayi itu, namun tidak berhasil. Kita khawatir ketika bayi ini diadopsi orang, disaat itu muncul ibu kandungnya,” sebutnya.

Persoalan ini, sambungnya, sudah mendapat perhatian pihak Provinsi Aceh karena masuk kategori penelantaran anak. Untuk itu, pihak hukum diminta harus cepat bertindak memanggil bidan, supaya persoalan ini cepat selesai.

“Pihak hukum harus jemput bola atau menjemput bidan untuk diminta keterangannya, agar persoalan ini cepat terungkap dan selesai, serta bayi pun cepat diproses pengadopsiannya,” ujarnya.

Namun, proses adopsi tidak begitu saja dilakukan, tahap pertama, orang tuanya harus terlebih dahulu ditemukan. Jika telah ditemukan, orang tuanya tetap tidak mau merawat. Maka tetap diutamakan dirawat oleh keluarga besarnya.

Tetapi apabila keluarga besarnya tidak juga mampu atau khawatir, bayi ini akan terlantar barulah bisa dilakukan adopsi untuk orang – orang yang telah memenuhi kriteria.

Sesuai UU PP 54 Tahun 2007 Tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak. Juga sesuai Permen Sosial RI No 110 Tahun 2009 Tentang Persyaratan Pengangkatan Anak dan sesuai Perdirjen No 02 Tahun 2012 Tentang Pedoman Pengangkatan Anak.

“Kita utamakan pengadopsian Muhammad Rizki untuk warga Aceh Selatan, supaya kita bisa memantau perkembangannya,” tutupnya. (Ran).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*