Parah, Lesbi Bentuk Komunitas di Aceh




Ilustrasi-lesbiBanda Aceh – Kepala Bidang Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Aceh, Endang Setia Ningsih mengatakan komunitas lesbi (Perempuan penyuka sesama jenis) sudah mulai terbentuk di beberapa kab/kota di Aceh seperti Banda Aceh, Bireun, Pidie dan Lhokseumawe. Untuk itu, para orang tua diminta untuk waspada dalam mengawasi anak-anak gadisnya.

Dalam catatan P2TP2A, Endang menjelaskan sudah ada beberapa keluarga yang melapor terkait kasus lesbian. Para pelapor ini merupakan orang tua dan saudara dari para perempuan penyuka seks sesama jenis.

“Sekarang saya sedang duduk dengan salah seorang pelapor,” kata Endang ketika dihubungi via seluer, Minggu (20/9) di Banda Aceh

Baru-baru ini, jelas Endang ada seorang adiknya diduga lesbian datang untuk melapor,laporan serupa juga datang dari seorang ayah yang anaknya juga lesbian. Rata-rata anak usia yang sesuka sesama jenis ini masih SMP, tapi usia SMA dan perguruan tinggi juga ada.

“Para lesbian ini sering berkomunikasi lewat jejaring sosial,” imbuhnya

Bahkan, jelas Endang, akhir-akhir ini pasangan itu semakin meningkat, namun tidak diketahui apakah mereka benar-benar lesbi atau hanya ikut-ikutan.

“Memang seperti ada sesuatu di balik mereka ini. Seperti ada faktor ikut-ikutan atau karena demi uang sehingga mau bergabung dengan yang benar-benar lesbi,” ujarnya.

Para lesbian, jelas Endang, susah dikenali karena menggunakan hijab, akan tetapi ketika berkumpul sesama jenis mereka akan membuka hijab.

“Ini semua kembali pada orang tua. Untuk itu orang tua diminta harus benar-benar mengontrol pekerjaan anaknya, termasuk mengawasi hp dan laptop milik mereka. Dan kami perlu melakukan sosialisai kepada orang tua,” harapnya.(ajnn)

Komentar










Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*