Pedagang Masih Bertahan di Ruko Reklamasi Pantai

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Kendati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan melalui Badan Pengelolaan Kekayaan Daerah (BPKD), telah melakukan pembongkaran atap atau tenda (kanopi) di jejeran depan bangunan rumah toko (ruko) itu, namun beberapa penghuni ruko masih menempatinya.

Amatan Aceh Selatan News, Minggu 20 Agustus 2017. Hanya saja, suasana di jejeran ruko di reklamasi pantai, Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan itu terlihat lengang. Terlebih di malam hari, suasana komplek bangunan ruko milik pemkab tersebut terlihat lengang dari aktivitas perdagangan.

Begitu juga siang harinya, dimana lokasi ruko yang sebelumnya ramai, juga kini terlihat sepi. Tetapi, di balik lengangnya aktivitas di komplek ruko di jalan Merdeka Tapaktuan itu, tidak menyurutkan usaha masyarakat selaku penyewa untuk berdagang disana.

“Penyebab pemilik masih bertahan di ruko reklamasi pantai, karena belum terealisasinya permintaan mereka terkait kompensasi dari BPKD Aceh Selatan,” kata Koordinator LSM Libas, Mayfendri kepada Aceh Selatan News di Tapaktuan, Minggu (20/8/2017).

Menurutnya, pengambilan alih ruko di reklamasi pantai untuk dijadikan komplek perkantoran dinilai kurang tepat. Karena dikawasan itu adalah lokasi pusat perdagangan.

“Lokasinya kurang tepat untuk dijadikan komplek perkantoran. Jikapun lokasi itu harus di kosongkan oleh masyarakat, maka harus ada kebijakan dari pemkab untuk membayar kompensasi agar masyarakat ikhlas mengkosongkannya,” tandas Mayfendri. (Ran).

Komentar