Pemkab Aceh Selatan Bentuk Pansel Calon Sekda




Kantor-bupati-aceh-selatanAceh Selatan News | Tapaktuan – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan telah membentuk panitia seleksi (pansel) calon Sekda untuk menggantikan H Harmaini yang memasuki masa pensiun.

Bupati Aceh Selatan H T Sama Indra kepada wartawan di Tapaktuan, Selasa menyatakan, tim pansel ini nantinya mencari figur pejabat yang dinilai lebih berkompeten dan berkualitas untuk menjadi Sekda baru.

Penggantian Harmaini yang hampir 20 tahun menjabat Sekda Aceh Selatan (sejak Bupati H T Machsalmina Ali, Bupati Tgk Husin Yusuf hingga pertengahan masa jabatan Bupati H T Sama Indra), didasari karena yang bersangkutan sudah memasuki masa pensiun.

Tim Pansel yang telah dibentuk dibawah komando Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Aceh Selatan tersebut, sambung Bupati, secara resmi akan mulai bekerja pada bulan Februari 2016.

“Saya mengharapkan pelaksanaan seleksi dilakukan secara profesional dan terbuka. Saya menginginkan hasilnya benar-benar sesuai dengan harapan masyarakat,” ujar Bupati.

Dikatakan, pihaknya memberi kesempatan dan membuka peluang seluas-luasnya kepada putra-putri daerah setempat untuk mengajukan pendaftaran sebagai calon Sekda, baik yang berdomisili di daerah  maupun yang bertugas di luar Kabupaten Aceh Selatan.

Rencana pergantian posisi Sekda sudah menjadi keputusan final Pemkab Aceh Selatan sebagai upaya regenerasi serta untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik.

Bupati menyatakan, jika Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Prof Dr Jasman J Ma`ruf, SE MBA, yang tak lain merupakan putra asli Aceh Selatan bersedia dan ada kesempatan, maka beliau langsung yang akan memimpin tim seleksi bersama tenaga profesional dan akademisi lainnya, untuk merekrut dan menguji calon pangganti Sekda Aceh Selatan.

“Sosok beliau sebagai Ketua tim Pansel telah teruji dan berpengelaman dalam perekrutan pejabat daerah, sehingga kami yakin figur Sekda Aceh Selatan nanti akan terpilih orang yang cerdas dan berkualitas,” papar Sama Indra.

Sementara itu, Kepala BKPP Aceh Selatan, Hj Hayatun saat dikonfirmasi mengakui bahwa pihaknya telah menerima perintah dari Bupati Aceh Selatan untuk membentuk Pansel calon Sekda.

Menurutnya, sebelum ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati, calon personil panitia seleksi tersebut, terlebih dahulu akan disurati oleh pihaknya untuk memastikan kesediaannya menjadi tim Pansel.

“Tahapan itu sedang kami laksanakan sesuai intruksi pimpinan daerah dan kami perkirakan akan rampung pada bulan Februari 2016,” papar Hayatun.

Ia menjelaskan, rencana pergantian Sekda Aceh Selatan didasari atas pertimbangan karena yang bersangkutan telah memasuki masa pensiun yakni terhitung pada bulan Juli tahun 2015.

“Pada bulan Juli 2015 usia Sekda telah memasuki 58 tahun. Karena dinilai tenaga dan pikiran beliau masih dibutuhkan oleh daerah, maka Pemkab Aceh Selatan memutuskan untuk memperpanjang masa jabatannya hingga Februari 2016. Namun jika Bupati Aceh Selatan mengambil kebijakan pergantian, maka secara otomatis beliau memasuki masa pensiun,” jelas Hayatun.

Dia menambahkan, pelaksanaan perekrutan calon Sekda tersebut  sesuai Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni tentang batas usia Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) di usia 58 tahun.

Menyahuti hal dimaksud, sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) Nomor 13 Tahun 2014, panitia seleksi akan mengundang PNS yang berminat dan memenuhi syarat untuk mengisi  JPT Pratama (Eselon II A) di lingkungan Pemkab Aceh Selatan.

“Calon yang mendaftar akan dilakukan uji kompetensi, tes wawancara dan pemaparan program kerja serta verifikasi persyaratan termasuk pengelaman kerja. Hasil tes menjadi tanggungjawab dan keputusan mutlak panitia seleksi.  Insya Allah, tahapan ini segera kami laksanakan hingga membuahkan hasil,” kata Hayatun.(ant aceh)

Komentar










Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*