Pemko Banda Aceh Sosialisasikan Kota Hijau

Aceh Selatan News | Banda Aceh – Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh terus memacu diri melakukan program-program penghijauan dalam rangka mempercepat terwujudnya Kota Banda Aceh sebagai Kota Hijau (Green City).

Walikota Banda Aceh Mawardy Nurdin, Selasa (27/11), saat membuka kegiatan sosialisasi pengembangan Kota Banda Aceh sebagai kota hijau, mengatakan,  Pemerintah Kota Banda Aceh terus berupaya menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) agar mencapai 30 % sesuai dengan amanat undang-undang nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang.

“Pemko juga terus melakukan sosialisasi pengembangan Kota Banda Aceh sebagai Green City,” kata Mawadry Nurdin, di Taman Purtoe Phang, Banda Aceh.

Dikatakannya, saat ini kota Banda Aceh adalah salah-satu dari 60 kota di Indonesia yang diproyeksikan oleh Kementrian PU dalam Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH). Program ini merupakan reward yang diberikan Kementerian PU karena Pemko Banda Aceh merupakan  pemerintah daerah yang tercepat merampungkan regulasi tentang RTRW (Qanun nomor 4 tahun 2009 Pemko Banda Aceh).

Sebuah kota hijau lanjut walikota, adalah metafora dari kota yang berkelanjutan yang meliputi delapan atribut, yakni perencanaan dan perancangan kota yang ramah lingkungan, memiliki ketersediaan ruang terbuka hijau, konsumsi energi yang efisien, pengelolaan air yang efektif, pengelolaan limbah dengan prinsip 3R, bangunan hemat energi atau bangunan hijau, penerapan sistem transportasi yang berkelanjutan, dan peningkatan peran masyarakat sebagai komunitas hijau.

“Dengan demikian kota Banda Aceh bisa memberikan kenyamanan kepada masyarakatnya,” pungkas Mawardy.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kota Banda Aceh Ir Zahruddin M Si selaku ketua panitia sosialisasi dalam laporannya mengatakan tujuan dilaksanakan acara ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya Ruang Terbuka Hijau (RTH), mendorong partisipasi masyarakat dalam memetakan lokasi-lokasi hijau kota yang di integrasikan dengan ruang terbuka baru, menyusun roadmap RTH 30 % sesuai dengan RTRW Kota Banda Aceh serta mengharapkan dukungan masyarakat dalam pemeliharaan RTH dan penyediaan lahan untuk pengembangan RTH baru.

Peserta sosialisasi ini berjumlah 400 orang dari berbagai unsur, diantaranya  para pelajar, forum komunitas hijau kota Banda Aceh, komunitas ontel, utusan masyarakat Gampong, para Keuchik, para Camat, Kepala SKPD jajaran Pemko, Akademisi dan elemen masyarakat lainnya.

Turut hadir pada acara ini Pimpinan Cabang BNI Banda Aceh  Muhammad Irjan Nasruddin selaku sponsor utama, Dandim 0101/BS Letkol Inf Triadi Muwanto, pejabat Polresta, Kajari Banda Aceh, Ketua Pengadilan Negeri Banda Aceh, Ketua DPRK Yudi Kurnia SE, Sekdakota T Saifuddin T A M Si dan jajaran MPU Kota Banda Aceh.

Pada akhir acara, Walikota, Ketua DPRK Yudi Kurnisa SE, Dandim Letkol Inf Triadi Murwanto, Pimpina BNI berkesempatan menanam pohon Mahoni di pekarangan Taman Putroe Phang. Pohon Mahoni ini ditanam secara simbolis oleh Walikota ini merupakan bantuan dari para rekanan Pemko Banda Aceh, Yakni PT Tuah Sejati dan PT Mita Rezeki yang menyumbang 2500 bibit pohon. (WJ/Rel)

Komentar