Penerima Rastra di Aceh Selatan Keluhkan Mutu Beras

IMG-20170516-WA014Aceh Selatan News | Tapaktuan – Masyarakat kalangan kurang mampu sebagai penerima beras sejahtera (rastra) di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Aceh mengeluhkan mutu beras tidak layak kosumsi. Bahkan, sebelum mengusumsinya, mereka terpaksa melakukan proses ulang atau menjemur kembali beras tersebut.

“Kondisi berasnya patah-patah, jika ingin mengkumsinya kita terpaksa menjemur kembali, karena kalau tidak dijemur bisa-bisa sewaktu kita masak bukan nasi hasilnya, tetapi malah menghasilkan bubur,” kata sejumlah penerima rastra kepada Aceh Selatan News di Tapaktuan, Selasa (16/5/2017).

Namun, lanjutnya kendati mutu beras tidak layak, mau tidak mau dikonsumsi juga. Karena, tidak ada pilihan lain. Sebab, selama ini sebagai penerima rutin sangat tergantung dengan beras tersebut. “Kami hanya berharap kedepan, beras ini disalurkan dengan mutu bagus atau setidaknya layak kosumsi,” harapnya.

Sementara, Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekdakab Aceh Selatan, Fujianto ketika dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, beras tersebut bukan tidak layak, hanya saja mutunya kurang bagus.

“Sesuai laporan yang masuk, kita telah telusuri ke Kantor Camat Tapaktuan, setelah kita ambil sample secara acak ternyata mutu rastra itu layak kosumsi,” jelasnya.

Ia juga mengutarakan, seandainya beras sejahtera untuk masyarakat kurang mampu itu diterima dalam kondisi tidak layak, maka para Camat bisa saja menukarnya kembali kepada Bulog, untuk diganti.

“Kalau memang beras itu diterima dalam keadaan tidak layak, bisa ditukar kembali kepada Bulog. Dan dalam waktu dekat ini kita akan surati Bulog untuk kedepan supaya menyalurkan rastra berkualitas baik,” ujarnya.

Sebagaimana tercatat, rumah tangga sasaran (RTS) yang menerima beras sejahtera di 18 kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2017 berjumlah 14.395 KK. Tahun 2016 berjumlah 13.086 KK, sehingga terjadi penambahan 1.309 KK.(Ran)

Komentar