Pertanian /  -

Perolehan PAD Dinas Pertanian dan Peternakan Aceh Selatan Seret

September 18th, 2014 | Posted in Pertanian | |
2017-11-25 03:43
(foto:Ilustrasi)
(foto:Ilustrasi)

Tapaktuan – Perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Pertanian  dan Peternakan Aceh Selatan disebut-sebut seret dan terendah dibandingkan dinas lain di jajaran Pemkab Aceh Selatan.

Hingga kwartal II 2014, perolehan PAD dinas ini baru mencapai Rp 95 juta dari perolehan masing-masing kekayaan daerah Rp 29 juta, PB-I Rp 6,8 juta, kir hewan senilai Rp 54,4 juta dan galian C senilai Rp 6,8 juta.

Menurut keterangan yang dilansir Analisa , Jumat (12/9), minimnya penerimaan perolehan PAD itu antara lain disebabkan adanya dugaan diselewengkan sebelum disetorkan ke bendahara penerimaan.

Selain itu, uang itu disebut-sebut dipinjam pakai oleh Kadis Pertanian dan Peternakan sehingga bendaharawan penerimaan tidak menerima setoran tersebut secara utuh dari penagih.

Pada tahun-tahun sebelumnya, perolehan PAD dari sektor kekayaan daerah mencapai Rp 75 juta. Namun, sekarang turun drastis hanya sebesar Rp 29 juta.

Seretnya penerimaan PAD itu menjadi perhatian serius anggota DPRK Aceh Selatan. Mereka menilai bahwa eksekutif tidak sungguh-sungguh menagih PAD tersebut.

“Kami berharap agar Bupati Aceh Selatan meninjau kembali pejabat yang tidak mampu bekerja. Kalau PAD seret ganti saja pejabatnya,” kata beberapa anggota DPRK saat hendak rapat penyusunan kelengkapan DPRK Aceh Selatan hasil Pileg 2014.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Aceh Selatan, Junaidi SP, yang dikonfirmasi Analisa di Tapaktuan, Jumat (12/9), menyatakan terserah penilaian masing-masing pihaknya.

Sebelumnya, Bendaharawan Penerimaan PAD Dinas Pertanian dan Peternakan Aceh Selatan Yulia mengatakan, penurunan penerimaan itu sehubungan adanya pengurangan aset dan belum maksimalnya penagihan. “Tetapi saya hanya membukukan saja, saya tidak berwenang menjelaskannya,” katanya.

Sementara itu, sumber di Dinas Pertanian dan Peternakan Aceh Selatan mengungkapkan, terjadinya penurunan perolehan PAD di dinas tersebut sudah dilaporkan kepada Bupati Aceh Selatan yang menanggapinya dengan prihatin. “Tahun-tahun sebelumnya perolehan PAD dari dinas ini sangat besar karena dilakukan penagihan secara intensif,” kata sumber itu.(Anl)

acehselatan.com melaporkan by mobile

Komentar

©2015 Kompoz is version 4.0 Powered by Wordpress beautified by Dewaz. All Rights Reserved.