Perwakilan Paslon Nomor 5 Menyayangkan Perusakan APK

IMG-20170527-WA001

IMG-20170124-WA012Aceh Selatan News | Tapaktuan - Acara Duek Pikee Pilkada Aceh 2017 bertema " Menuju Pilkada Damai dan Berkualitas " yang dilaksanakan  oleh The Aceh Institute   di Aula Hotel Catherine, jalan T.  Ben Mahmud Tapaktuan, Aceh Selatan, Selasa (24/1/2017) menjadi daya tarik bagi peserta bahkan menjadi ajang "pelepasan" terkat benrok dua tim pemenangan pasangan calon (Paslon)  Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, belum lama ini.

Adalah, Tgk. Murhayat, salah seorang peserta dari  perwakilan pemenangan paslon  Muzakir Manaf-TA Khalid Kabupaten Aceh Selatan, dalam sesi tanya jawab, mengaku kecewa dan  menyayangkan atas kejadian perusakan APK Paslon  Nomor Urut 5 yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Kejadian itu terjadi di depan aparat kepolisian tetapi di biarkan saja. Dalam hal ini tim no 5 sangat sepakat untuk menjaga dan mewujudkan Pilkada Aceh yang aman dan damai, karena itu tim no 5 sampai saat ini tidak melakukan kegiatan yang melanggar UU Pilkada," ujarnya, seraya berharap agar aparat Kepolisian, Panwaslih, KIP, Gakumdu dapat bekerja menegakkan aturan, untuk mewujudkan Pemilu Damai di Aceh Selatan.

Ir. M Kudus, MM dari Perwakilan Timses Paslon  Irwandi-Nova mengutarakan, Tim no 6 sangat sepakat dengan Pilkada Aceh yang aman dan damai. Tentang permasalahan beberapa waktu yang lalu dengan Timses  no 5, lanjutnya  sebagai warga negara yang baik pihaknya  siap mempertanggung jawabkan tindakan itu di depan hukum.

"Tetapi sebenarnya kejadian itu merupakan akumulasi dari permasalahan sebelumnya yang tidak bisa di selesaikan oleh aparat yang berwenang. Namun kami siap untuk menjaga Pilkada Aceh yang aman dan damai," ucapnya.

T.  Mudasir, Perwakilan Paslon   Tarmizi A. Karim-Machsalmina Ali juga dalam kesempatan tersebut berharap kepada Kepolisian, Panwaslih,  KIP, Kejaksaan dan Gakumdu dapat bekerja dengan benar dan baik sesuai amanah UU yang menjadi tugas pokoknya.

"Ketika permasalahan terjadi harus benar-benar mengambil peran dengan tegas untuk memberikan rasa aman kepada semua masyarakat," harapnya.

Hendra Saputra SSos I, Komisioner Panwaslih  Aceh Selatan mengutarakan, secara aturan Panwaslih bekerja atas dasar laporan dari pelaku Pilkada. Jika ada laporan maka Panwaslih  akan segera mengumpulkan data di lapangan untuk memproses laporan tersebut.

"Dalam hal Gakumdu sampai saat ini Gakumdu belum bisa bekerja karena sama sekali tidak ada dukungan dana dari pemerintah daerah. Namun pada prinsipnya Panwaslih  akan bekerja secara jujur dan maksimal untuk mewujudkan Pilkada Aceh yang aman damai," sebutnya.

Bripka Ridho,  SE dari perwakilan  Polres Aceh Selatan menyatakan, pihak Kepolisian sudah bekerja sangat maksimal untuk memberikan rasa aman, tetapi semua pihak harus juga mengambil tanggung jawab untuk memastikan Pilkada Aceh berjalan   aman tertib dan damai.

"Khususnya para Timses Paslon juga harus menjaga ketertiban pe!aksanaan Pilkada ini berlangsung aman,  tertib dan damai," ungkapannya.

Kepala Kesbangpol Aceh Selatan, H.Akmal Hilma, SH menuturkan, terkait masalah dana untuk Gakumdu yang belum tersedia, pihaknya akan melaporkan kepada pimpinan daerah untuk mendapatkan solusinya.(Ran)

Komentar

IKLAN DPMG II