Piala Bupati Cup Ditunda Sementara

IMG-20170425-WA000Aceh Selatan News | Kluet Selatan – Pertandingan bola kaki merebutkan piala Bupati Aceh Selatan Cup tahun 2017 antara kesebelasan Kompas Sibadeh, Kecamatan Bakongan Timur (Bakotim) dan Putra SJS Jambo Manyang, Kecamatan Kluet Utara, berujung rapat koordinasi unsur Muspika kecamatan, bertempat di rumah dinas Camat Kluet Selatan, Senin (24/4/2017) sekira pukul 15.30 WIB.

Rapat koordinasi antar unsur Muspika tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Selatan, Kamarsyah, S.Sos, MM yang juga Ketua PSSI Kabupaten Aceh Selatan, Kepala Dispora, Drs. H. Syamsulrijal,  Kabid Olah Raga Dispora,  Munawir Hasan, S.Pd, Muspika Kluet Selatan, Muspika Bakotim, Muspika Kluet Utara, Inspektur Pertandingan, Hadi Syaruhman, S.Pd, para wasit, para manager dan pelatih dari tim Kompas Sibadeh dan Putra SJS Jambo Manyang.

Menurut keterangan yang dihimpun Aceh Selatan News, rapat koordinasi antara Muspika Kluet Selatan, Muspika Bakotim dan Muspika Kluet Utara terkait kisruh pertandingan antara Kompas Sibadeh dan Putra SJS Jambo Mayang dilapangan bola kaki Mawar Kandang, Gampong Suak Bakong, Kecamatan Kluet Selatan, Kamis (20/4) lalu yang berakhir dengan adu penalti.

Sebelumnya, pertandingan antara Sibadeh Vs Putra SJS Jambo Manyang  skor akhir 1-1 sehingga dilakukan adu penalti dan setelah dilakukan penalti sebanyak 14 orang pemain termasuk pemain cadangan, skor masih tetap imbang 9-9. Berdasarkan hasil yang tetap imbang, maka Inspektur Pertandingan, kedua manager dan pelatih kesebelasan menyepakati adu penalti dilanjutkan pada esok harinya Jum’at  21 April 2017, sore.

Namun, saat pertandingan dimulai pada Jum’at sore, salah satu pemain dari tim Kompas Sibadeh tidak dapat hadir di arena pertandingan,  dikarenakan orang tua salah seorang pemain tersebut sedang di rawat di BLUD RSU YA Tapaktuan,  kemudian Inspektur Pertandingan  dan tim Putra SJS menunggu kehadiran salah satu pemain Kompas Sibadeh untuk dapat hadir.

Hingga pukul 18.30 WIB pemain Kompas Sibadeh tetap tidak dapat hadir dan Inspektur Pertandingan memutuskan bahwa tendangan penalti dilanjutkan dengan jumlah pemain  Kompas Sibadeh  4 orang dan Putra SJS 5 orang. Tetapi manager Kompas Sibadeh menolak keputusan tersebut dan langsung meninggalkan lapangan.

Sehingga  Hadi Syahruman selaku Inspektur Pertandingan  melanjutkan tendangan penalti kepada pemain Putra SJS tanpa penjaga gawang dan penerangan gawang dengan menggunakan lampu sepeda motor. Setelah gol maka wasit membuat keputusan bahwa Putra SJS mutlak menang.

Atas keputusan tersebut manager dan pelatih dari Kompas Sibadeh merasa keberatan dengan keputusan tersebut dan mengajukan gugatan kepada pihak PSSI Kabupaten Aceh Selatan sehingga dari pihak PSSI mengadakan rapat di rumah dinas Camat Kluet Selatan.

Setelah masing-masing Ketua tim Manager dan pelatih kedua kesebalasan melakukan mediasi namun tidak menemukan titik temu sehingga Ketua PSSI Aceh Selatan, Kamarsyah melakukan musyawarah antara Muspika Kluet selatan, Muspika Bakotim dan Muspika Kluet Utara.

Adapun hasil keputusan musyawarah ketiga Muspika tersebut adalah melakukan tendangan penalti ulang sesuai dengan peraturan PSSI yang telah ditentukan.

“Hasil kesepkatan kami tadi dari Muspika Kluet Utara, Bakotim dan Kluet Selatan serta dari Pemkab. Demi menjaga harga diri dari kedua tim baik dari SJS maupun Kompas dan harga diri pemkab sendiri maka akan diadakan adu penalti ulang, karena dari hasil musyawarah dalam pertandingan tidak ada masalah hanya saja dalam penalti yang bermasalah,” ujar Kamarsyah dihadapan forum.

Ketika Kamarsyah menyampaikan hasil keputusan tersebut, salah satu manager Putra SJS Jambo Mayang tidak menerima hasil keputusan dan tetap bertahan pada keputusan wasit dan Inspektur Pertandingan.

“Ini hal yang sangat tidak baik karena kita akan melawan keputusan wasit yang telah menyatakan Putra SJS mutlak menang dan akan melakukan pertandingan selanjutnya melawan Rasian Putra ataupun lebih baik kalah dari pada harus tendangan penalti ulang dengan pemain Kompas Sibadeh,” cetus Mukhlis SH yang merupakan Keuchik Jambo Manyang.

Karena tidak ada titik temu dari dua belah pihak akhirnya pertandingan piala Bupati Cup ditunda sementara hingga ada jalan keluar. Panitia menunggu keputusan kapan pertandingan akan dilanjutkan.(Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*