Plang Proyek Pembangunan Jalan Trumon Tak Cantumkan Jumlah Anggaran




Aceh Selatan News | Tapaktuan – Pemasangan papan nama proyek pembangunan jalan lintasan Keude Trumon – Bulohseuma dan Kuala Baru Singkil  tidak mencantumkan jumlah anggaran.

Diduga tidak tercantumnya jumlah anggaran di plang nama proyek tersebut, sengaja ditutup-tutupi oleh rekanan, untuk mengelabui masyarakat.

“Ada yang aneh di plang nama proyek jalan lintasan Keude Trumon-Bulohseuma-Kuala Baru Singkil itu, dari semua item yang tercantum tidak disertai pencantuman jumlah anggaran,” kata  Koordinator LSM LIBAS,  Mayfendri, SE kepada Aceh Selatan News di Tapaktuan, Rabu  (23/8/2017).

Ia mengungkapkan,  berdasarkan keterangan sumber dari  LPSE Provinsi Aceh tahun 2017 sebagai pelaksana pembangunan jalan lintasan  Trumon-Bulohseuma dan Kuala Baru Singkil bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) Provinsi Aceh, dikerjakan oleh PT. Vande Mestika dengan jumlah nilai Rp. 18.761.142.000.

Menurutnya, tidak terteranya nilai angka anggaran  di plang nama, sangat jarang ditemui bahkan tidak pernah terjadi di seluruh Indonesia ditemukan model tersebut.

“Karena setiap melaksanakan pekerjaan proyek, rekanan pasti memasang plang nama, walaupun hasil pengerjaannya asal jadi, tapi ada tercantum nilai anggaran.  Namun yang sekarang, kita temui ini ada papan nama, namun tidak dibubuhkan jumlah nilai pekerjaannya,” sebut Mayfendri.

Pun demikian, Mayfendri mengakui proyek tersebut mempunyai plang   nama, tetapi yang sangat disayangkan kenapa tidak tercamtum jumlah nilainya. Ini yang membuat  masyarakat bertanya – tanya, ibarat bagaikan proyek siluman,  sehingga menjadi polemik dilapangan.

Secara detail, judul nama papan nama dari APBA 2017, nama paket pembangunan jalan Trumon-Bulohseuma-Kuala Barau-Singkil, sumber Otsus Aceh. Di bawahnya lagi tertera Lokasi Aceh Selatan, beserta nomor Kontrak 51-AC/BANG/PUPR APBA/2017.

Juga bertulis tanggal Kontrak 03 Juli 2017, dengan Volume 1 kegiatan, dengan pengawas PT DAYA CIPTA DIANRANCANA dengan Pelaksana PT VENDE MESTIKA dan juga bertuliskan Sumber dana APBA –OTSUS dan tahun anggaran 2017.

“Kenapa mesti ditutupi jumlah angka yang sedang dikerjakan itu, dan juga diduga terkesan proyek ini hendak di korupsi, karena item pekerjaannya semuanya dicamtumkan di palang papan nama, namun sampai ke anggaran tidak dipaparkan disitu, ada apa, dengan proyek ini,” tanya Mayfendri.(Ran)

Komentar










Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*