Polisi Tangkap Pasutri Penjual Gas Elpiji 3 Kg di Aceh Selatan

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Polisi dari Satrekrim Polres Aceh Selatan  menangkap dua pelaku penjual gas elpiji isi tabung 3 kilogram, AR (48) dan isterinya  SN (46), warga Gampong Batu Itam, Kecamatan Tapaktuan.

Kedua pelaku diduga menjual gas elpiji 3 KG  di atas harga eceran tertinggi (HET), sebagaimana yang ditetapkan Pemerintah kabupaten Aceh Selatan Rp 23.000/tabung  dan Nasional Rp 20.500/tabung.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono, ST kepada wartawan di Tapaktuan, Kamis (28/12/2017) membenarkan, pihaknya telah menangkap AR dan SN.  Keduanya diringkus kemarin,  Rabu 27 Desember 2017 di  Gampong Lhok Bengkuang, Kec. Tapaktuan.

“Penangkapan ini kita lakukan berdasarkan laporan dan   keluhan masyarakat terhadap tingginya harga gas bersubsidi yang dijual di daerah ini,” katanya.

Kapolres menyebutkan, berdasarkan pengakuan pelaku, keuntungan dari penjualan gas elpiji bersubsidi itu, mereka memperoleh keuntungan bersih Rp 7.000/tabung.

“Artinya, pelaku menjual dengan harga Rp 35.000 per tabung dan pekerjaan ini sudah dilakoninya selama lima bulan,” sebutnya.

Atas perbuatan pelaku ini, lanjut AKBP Dedy Sadsono menuai keresahan masyarakat ekonomi lemah untuk memenuhi kebutuhan gas elpiji. Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita barang bukti berupa tabung gas sebanyak 33 unit.

“Kedua pelaku sudah kita tangkap, berikut barang bukti tabung gas 3 Kg, baik yang masih berisi maupun yang sudah kosong, serta satu mobil pengangkut,” ujarnya.

Kedua pelaku telah melanggar UU RI Nomor 22/2001 Tentang Minyak Bumi dan Gas, sehingga kedua terancam hukuman tiga tahun penjara.

Sementara, Kanit Tipiter Satreskrim Polres Aceh Selatan, IPTU Adrianus, SE menambahkan, kedua pelaku sudah ditahan, tidak tertutup kemungkinan adanya pelaku lain yang bisa ditetapkan sebagai tersangka.

“Untuk sementara masih kita proses, jika telah ditetapkan tersangkanya akan kami kabarkan kembali,” imbuhnya. (Ran)

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*