PT PSU Janji Segera Bayar Tunggakan




tambang1Aceh Selatan News | Tapaktuan – Perusahan Terbatas Pinang Sejahtera Utama (PT PSU) berjanji akan segera membayar tunggakan pembayaran kepada pemerintah kabupaten Aceh selatan, Senin (24/6) mendatang.

“ Rencananya PT PSU hari senin akan segera membayar tunggakan yang di bebankan atas PT PSU sebesar 600 juta dan sisanya 600 juta lagi akan juga segera kita lunasi, “ Kata Amdial Kuasa Hukum PT PSU pada wartawan, Sabtu (22/6).

Pihak PT PSU juga hanya akan membayar 1,2 milyar rupiah berbeda seperti yang disampaikan oleh pihak pemeritah kabupaten Aceh selatan melalui kepala dinas perhubungan yang mangatakan jumlah tunggakan PT PSU mencapai 2,4 Milyar rupiah.

“ Setelah dihitung – hitung masalah MoU nomor 056/64/2008, Masalah tanah 5 tahun dan dermaga selama 2 tahun, ini kita telah kita selesaikan, sebanyak 360 juta namun demikian waktu bupati lama, ketika itu kepada dinas perhubungan tio achriyat menyurati PT PSU tentang sewa tanah dan dermaga 2011 – 2012 dengan 20.000 meter x 5.000 jadi sebulannya 100 juta x 12 bulan = 1,2 Milyar pada tahun 2012 – 2013 juga terdapat jumlah tunggakan yang sama yaitu total tunggakan mencapai nilai 2,4 milyar seteleh pihak PT PSU melakukan pedekatan dengan kadis perhubungan sampai dibicara dengan pihak DPRK serta pendekatan dengan bupati dan sekda maka PT PSU diberikan kompensi menjadi 1,2 Milyar,” Ujar Amidal kepada wartawan.

PT PSU sangat ingin bermitra dengan pemeritah daerah dalam hal ini, namun disaat dikonsultasikan kita masih menunggu keputusan direksi yang di Batam keluh kuasa Hukum PT PSU tersebut.

“ Saya selaku penasehat hukum harus netral bos, kita sudah sampaikan agar segera melunasi namun selama ini juga tidak diindahkan hingga berujung penutupan ini, “ sesalnya.

Pihaknya juga mengaku sebelum keluarnya surat penutupan ini pihaknya sempata melakukan pertemuan denagan Asisten II, “ Kemaren hari jumat 21 Juni 2013 pihak PT PSU bertemu asisiten II dalam prihal ini juga, namun Asisten II juga meminta agar PT PSU segera melunasi dan dia tidak bisa menahan l surat penutupan karena ini intruksi langsung bupati, “ Aku Amidal.

“ Bahkan Senin kemaren saya bawa pak Agus selaku wakil direktur menghadap asisten II bBpati Aceh selatan juga untuk membicarakan hal ini namun asisten II tetap bersikukuh meminta ansuran sebanyak 600 juta dan masih tidak diindahkan oleh pihak PT PSU,” Terang Amdal.

Namun menurutnya PT PSU tetap menghormati aturan dan qanun yang berlaku di Aceh selatan termasuk penghentian kegitan pasca penutupan yang dilakuakn Pemkab.

“Menyangkut sikap perusahaan terhadap penutupan yang dilakukan oleh pemda aceh selatan kemarin pihak PT PSU akan menerima dan menghentikan aktivitas bongkar muat diplebuhan rakyat seubadeh,” Tandasnya.

Menyinggung masalah kedepan Amdal menilai untuk qanun yang baru nantinya seharusnya pihak perusahaan lebih diuntung, “ Jika permeternya hanya Rp 1.500 dan setahunnya hanya 360 juta jauh lebih murah dari sebelumnya, namun pihak PT PSU belum bisan menentukan sikap dalam hal ini,” Sebut Amidal.

Tapi sebelum kita masuk keranah yang baru kita tetap menghargai ini , Kita mengutamakan harmonisasi, kita sangat mengahormati dan menerima.

Menurut Amdal masalah tanah, Amdal berharap pihaknya tetap bisa melakuakan pengangkutan dri lokasi tambang kepeabuahan namu tetap mengindahkan surat keputusan penutupan yang dilakuakn oleh Pemkab setempat untuk tidak melakukan muat.

“ Kalau dapat kita tumpuk di pelabuhan, karena kita ada koperasi yang kontrak dengan dalam hal angkutan dari lokasi pertambangan ke pelabuhan rakyat di seubadeh, hal ini menyangkut dengan pekerja yang takut jika menganggur tak bisa memenuhi kebutuhan megang dalam waktu dekat ini jika mereka juga ikut dihentikan aktivitasnya,” Harapnya.

PT PSU dalam hal ini meminta pihak koperasi Ampera langsung bernegosiasi dengan pemkab Aceh selatan dalam hal ini dinas perhubungan untuk melakukan aktivtas pengangkutan.

Sebelumnya diberikan Pemkab Aceh Selatan melakukan Penutupan terhadapa PT PSU karena ada tunggakan yang belum dilunasi oleh perusahaan tersebut senilai 2,4 Milyar rupiah.(iy)

Komentar










Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*