Puskesmas Plus Kluet Utara Alami Krisis Air Bersih Sejak Beberapa Tahun Terakhir

Aceh Selatan News | Kluet Utara – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan mengalami krisis air bersih sejak beberpa tahun terakhir, sehingga menimbulkan keluhan dari kelurga pasien.

Sebelumnya upaya mengatasi krisis air pernah dilakukan dengan dibangunnya satu unit sumur bor di lingkungan Puskesmas Kluet Utara dari dana Otonomi Khusus (Otsus) Provinsi Aceh Tahun 2016.

Namun, sumur bor yang telah dibangun tersebut hingga kini tidak berfungsi untuk menyuplai air bersih disetiap ruang pasien menginap, maupun diruang dokter dan perawat.

Kepala Puskesmas Kluet Utara, Masribin, Amd.Kep mengatakan, krisis air bersih ini sudah berlangsung lama. Untuk mengatasi kebutuhan air bersih selama ini pihaknya terpaksa mengambil inisiatif dengan cara membuat jaringan pipa sepanjang 150 meter ke aliran irigasi.

“Untuk kebutuhan air bersih, selama ini kita manfaatkan aliran irigasi yang kita tarik dengan sanyo. Kondisi air kadang – kadang jernih kadang – kadang kuning, sesuai keadaan aliran irigasi,” kata Masribin kepada Aceh Selatan News di Tapaktuan, Rabu (15/11/2017).

Mengenai tidak berfungsinya sumur bor, Masribin mengakui tidak tahu persoalan tersebut, karena
ia baru saja menjabat Kepala Puskesmas Plus Kluet Utara itu.

“Saya baru saja di Puskesmas ini, makanya belum tahu betul kenapa sumur bor itu tidak berfungsi,” ucapnya.

Sementara, mantan Kepala Puskesmas Plus Kluet Utara, Burhan yang kini menjabat Kepala Puskesmas Ladang Tuha, Kecamatan Pasieraja ketika dihubungi melalui telepon selularnya menjelaskan, proyek sumur bor di Puskemas Plus Kluet Utara belum maksimal dikerjakan.

“Pengerjaannya akan diprogramkan kembali pada tahun 2017, namun saya keburu dipindahkan, jika detailnya apa ada diprogramkan pada tahun ini coba saja hubungi Kepala Puskesmas baru,” jelasnya.

Kepala Puskesmas Plus Kluet Utara, Marsidin, ketika ditanya kembali tentang hal itu mengatakan, sebelumnya pernah tercantum program lanjutan sumur bor tahun 2017 itu yang dibacanya melalui link dinas terkait di Banda Aceh.

“Namun saat saya baca lagi link itu melalui internet, ternyata program lanjutan sumur bor itu tidak ada lagi tercantum. Ketika saya hubungi pihak di Banda Aceh juga menyatakan bahwa memang tidak ada program lanjutan sumur bor di Puskemas Plus Kluet Utara tahun 2017,” ujarnya.

Walaupun demikian, Marsidin mengharapkan, krisis air bersih di Puskesmas Plus Kluet Utara agar mendapat perhatian pihak terkait. Karena suplay air bersih di ruang inap pasien dan ruang lainnya sangat dibutuhkan.

“Kita harapkan krisis air bersih ini segera teratasi,” harapnya. (Ran).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*