Radio Geunta Naga Tak Lagi Mengudara

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Setelah uji coba mengudara akhir tahun 2016 lalu, akhirnya Radio Geunta Naga Diskominfo dan Persandian Aceh Selatan  yang mengudara di frekwensi 102. 3 MHz tidak lagi beroperasi, sejak 3 bulan terakhir.

Terkendalanya operasional Radio Geunta Naga disebabkan adanya larangan mengudara oleh Balai Monitoring (Balmon) Spektrum Frekwensi Radio Provinsi Aceh, karena belum memiliki izin penyiaran dari KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) Jakarta.

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Aceh Selatan, Suhasmi, S.Sos, MM kepada Aceh Selatan News di Tapaktuan, Rabu (20/9/2017) mengatakan, Balmon Aceh melarang untuk tidak mengudara karena belum memiliki izin. Padahal menurutnya radio merupakan salah satu media penyebaran informasi yang cepat dan masif.

“Atas larangan itu, Radio Geunta Naga tidak lagi mengudara sejak 3 bulan lalu.  Kita telah berkoordinasi dengan KPI. KPI meminta mendirikan badan pengelola yang dipimpin oleh direktur,” katanya.

Mengenai hal itu, lanjut Suhasmi, pihaknya sudah menaikan usulan kepada Bupati Aceh Selatan untuk membentuk pengelola, namun belum turun petunjuk selanjutnya.

“Kondisi radio sudah on namun karena belum ada pengelola sehingga tidak bisa mengudara,” ujarnya.

Ia menuturkan,  jika  bupati sudah membentuk badan nantinya akan menjadi BUMD walau dibawah Kominfo, idealnya seperti itu.

“Setelah terbentuk pengelola nantinya, maka Radio Geunta akan kembali mengudara,” tutur Suhasmi.

Menjawab pertanyaan terkait arus listrik untuk studio sudah diputus Dinas Perhubungan karena Diskominfo sudah terpisah, Suhasmi menyatakan, putusnya arus listrik tersebut  karena radio tidak lagi beroperasi. “Radio kan tidak lagi beroperasi,” ucapnya.

Terkait adanya kuncuran dana pada tahun 2016 sekitar Rp 80 juta, Suhasmi menjelaskan, dana itu untuk perbaikan alat, studio dan pemancar. Saat itu masih gabung dengan Dishubkominfo.

“Karena belum memiliki izin sehingga perbaikan itu menjadi tidak efektif,” jelasnya.(Ran)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*