Rupiah Nyaris Rp12.000, Utang RI Melonjak Rp77,6 T

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Aceh Selatan News | Jakarta – Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat utang Indonesia mengalami lonjakan Rp77,6 triliun selama periode November 2013.

Melansir data yang diterbitkan DJPU, Rabu (18/12/2013), total utang Indonesia pada November naik ke Rp2.354,54 triliun dari posisi Oktober sebesar Rp2.276,98 triliun. Lonjakan utang ini, tak lepas dari nilai tukar Rupiah yang melemah dari Rp11.234 per USD menjadi Rp11.977 per USD.

Jika dilihat secara year-to-date (YtD) dari 2012, maka utang tersebut mengalami kenaikan Rp367,83 triliun dari posisi pada 2012 sebesar Rp1.977,71 triliun.

Utang tersebut didominasi penerbitan obligasi alias surat berharga negara (SBN) yang mengalami kenaikan dari Rp1.590,23 triliun pada akhir Oktober, menjadi  Rp1.663,61 triliun pada akhir Oktober ini. Adapun obligasi tersebut terdiri dari denominasi Rupiah sebesar Rp1.270,75 triliun dan denominasi valuta asing (valas) sebesar Rp392,86 triliun.

Di sisi lain, pinjaman negara juga naik ke Rp690,92 triliun. Dengan pinjaman luar negeri tercatat mengalami kenaikan dari Rp656,48 triliun pada akhir Oktober, menjadi Rp688,98 triliun pada akhir November.

Pinjaman luar negeri tersebut berasal dari pinjaman bilateral sebesar Rp384,09 triliun, pinjaman multilateral sebesar Rp269,56 triliun, pinjaman komersial sebesar Rp34,99 triliun, dan suppliers sebesar Rp350 miliar. Sedangkan pinjaman dari dalam negeri naik ke Rp1,94 triliun. (okezone)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*