Sambut Tahun Baru Islam, Masyarakat Sawang Larut Dalam Zikir

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Dalam rangka memperingati tahun baru islam 1439 H yang diselenggarakan oleh Muspika dan masyarakat Sawang menggelar rateb seribee yang dipimpin oleh Abuya Syekh Amran Wali Al – Khalidi, bertempat di halaman kantor Camat Sawang Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Selatan, Senin (18/09/2017) sekitar pukul 21.45 hingga 00.30 WIB.

Hadir dalam acara rateb seribee diantaranya Camat Sawang Fadli, SE, Danramil 04/Sawang Kapten Inf Raflizar,SH, Kapolsek Sawang Iptu Zulkiram, Imam Mukim, Ketua MPU Kecamatan Sawang Tgk Rusmadi, Keuchik se – Kecamatan Sawang, pimpinan Pondok Pasantren Babul Ulum Tgk Adnan Al Farisi, pimpinan Pondok Pasentren Darul Hudha Tgk Rasyidin, anggota DPRK Aceh Selatan Tgk Adi Zulmawar dan Zamzami, ST serta ribuan masyarakat Sawang, Meukek dan Labuhanhaji.

Dengan penuh khidmat ribuan peserta rateb seribee terlihat larut dalam zikir, acara diawali dengan pembacaan ayat Suci Al-Quran yang dilantunkan oleh Tgk. Erwin Sahputra, dilanjutkan shalawat Badar dan rateb seribee.

Sebelumnya, Abi Sahar mengatakan ada perbedaan pada masa sebelumnya dan sekarang. Hal tersebut disampaikan dalam maklumat yang dibacakannya, bahwa pada masa sebelumnya Abuya Syekh H Muhammad Waly sangat memberikan peluang pada masyarakat dalam menggalakkan organisasi Perti untuk membela aqidah Ahlusunnah dan Mazhab Syafi’i didalam kepemerintahan.

“Sedangkan tokoh – tokoh Perti dan masyarakat belum begitu memahami dan mengamalkannya. Jadi seolah – olah Perti ini menyelamatkan kita dari kehidupan dunia dan akhirat, sebabnya ada kebodohan dan malas dalam beraqidah serta beribadah,” ungkapnya.

Namun sekarang, sambung Abi Sahar, Majelis pengajian memperjuangkan untuk memberikan ilmu agar pemerintah dan masyarakat dapat beramal sesuai dengan ilmunya disamping membudayakan rateb seribee.

“Rateb seribee memperkuat pengamalan aqidah, semoga dapat berakhlak dan berma’rifat dengan tauhid yang benar,” terang Abi Sahar.

Menyinggung masalah politik, MPTT tidak merupakan satu harapan dari pemimpin untuk mendapatkan atau mengangkat agama yang dapat dinikmati oleh umat.

Menurutnya, sesuai dengan Firman Allah dalam Surat Al – Baqarah : 256 menyebutkan bahwa siapa siapa yang beriman dengan Allah dan kafir dengan Taqhut (selain Allah dalam hatinya) maka orang ini yang berpegang dengan tali yang kokoh yang tidak putus – putus.

“Maka dari itu, pesta demokrasi dalam negeri kita tidak boleh mendalami, berlalu menurut ketentuan pada ayat, kita mendoakan semoga pemimpin yang bertaqwa yang memimpin negeri yang kita cintai,” himbaunya kepada seluruh jemaah.

Acara rateb seribee diakhiri dengan memanjatkan doa yang dilafazdkan oleh Abuya Syekh Amran Wali Al – Khalidi agar diberi keselamatan serta diberikan kekuatan kepada semuanya dalam menegakkan aqidah dan tauhid kepada Allah SWT.(Jn)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*