Sarana PDAM Tirta Naga Yang Rusak Belum Diperbaiki

Foto | Ilustrasi | Sarana PDAM Tirta Naga Yang Rusak Belum Diperbaiki
Foto | Ilustrasi | Sarana PDAM Tirta Naga Yang Rusak Belum Diperbaiki
Foto | Ilustrasi | Sarana PDAM Tirta Naga Yang Rusak Belum Diperbaiki

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Beberapa sarana Sistem Penyuplai Air Minum (SPAM) PDAM Tirta Naga Tapaktuan yang tersebar dibeberapa kecamatan dalam kabupaten Aceh Selatan yang rusak hingga belum diperbaiki, dampaknya, penyaluran air bersih ke rumah warga masih terganggu.

Kerusakan tersebut akibat musibah bencana banjir, tanah longsor dan abrasi laut yang terjadi dua minggu lalu, dikabupaten penghasil pala itu. “Berdasarkan hasil perhitungan sementara kerugian materil PDAM Tirta Naga mencapai satu miliyar rupiah,” kata Farmiadi, Pjs Direktur PDAM Tirta Naga Kepada wartawan, di Tapaktuan, Kamis (30/5).

Menurutnya, lokasi kerusakan fasilitas SPAM PDAM Tirta Naga telah dikunjungi pejabat PPK Dinas Pekerjaan Umum Bagian Air Bersih Aceh, guna mendata jumlah kerusakan. Pengakuan dia, pihaknya telah mengusulkan rencana rehabilitas dan rekonstruksi fasilitas yang rusak ke Dinas Pekerjaan Umum Aceh.

Farmadi menjelaskan, sarana SPAM yang mengalami kerusakan antara lain Fasilitas IKK Tapaktuan, pipa intake HDPE 200 mm terlepas dari sambungan sehingga mengalami kerusakan sepanjang 60 meter. Hal ini diakibatkan pipa sudah tua dan tidak layak pakai dan pipa harus di ganti dengan pipa Gip berdiameter 300 mm. Kemudian bangunan intake di Gampong Lhok Bengkuang Tapaktuan juga rusak. “dinding pengaman intake sudah jebol dan terjadi kebocoran pada lantainya, mengakibatkan banyak air yang terbuang,” terangnya.

Kerusakan di SPAM Induk Kota Kecamatan (IKK) Kluet Utara. Sambungnya, Intake yang terdiri dari pompa isap sentrifugal kapasitas 20 L/D heat 70 meter dan elektromotor serta panel ukuran 44 KW terendam air dan setengah pondasi bangunan terkikis air. Selain itu, pipa transmisi PVC 150 mm dan pipa distribusi PVC 75 mm pada jaringan transmisi dan distribusi, timbul ke atas permukaan tanah akibat terkikis air, diwilayah simpang empat Kota Fajar yang panjangnya hingga 300 meter.

Di SPAM IKK Bakongan, kata dia selain dalam bangunan intake terendam air setinggi dua meter dan tebing penahan intake mengalami erosi, banjir juga merendam banyak bahan kimia didalamnya. “Posisi WTP miring dan reservoir bocor di empat titik,” terangnya.

Begitu juga dengan sarana SPAM IKK Samadua, bangunan intake-nya juga mengalami kerusakan dan tebing penahan intake erosi. Kondisi bangunan intake terancam ambruk, dikhawatirkan akan tergerus air jika tidak ditangani segera. Terjadi pergeseran posisi kedudukan pipa transmisi air baku Gip 200 mm akibat diterjang banjir. Fasilitas IKK Labuhanhaji Barat, juga terjadi kerusakan berat di mana pipa transmisi air baku Gip 150 mm terlepas dari sambungan dan mengalami kerusakan sepanjang 25 meter.

Sumber : Portal Resmi Pemkab Aceh Selatan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*