Sebanyak 44 Penyuluh Pertanian di Aceh Selatan Terima SK CPNS

Aceh Selatan News | Tapaktuan – Sebanyak 44 orang Penyuluh Pertanian di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan, menerima SK CPNS Program THL-TB Penyuluh Pertanian Kementrian Pertanian Tahun Anggaran 2017.

SK CPNS diserahkan secara simbolis oleh Bupati Aceh Selatan, HT Sama Indra, SH, bertempat di Aula Gedung Serba Guna Bappeda, jalan T Ben Mahmud Tapaktuan, Jum’at (17/11/2017).

Turut hadir, Sekretaris BKPSDM Aceh Selatan, Drs. Yusmardi Banta, Kepala Bidang (Kabid) Penyuluh Pertanian pada Dinas Pertanian, H. Nyaklah, SE, ME, Kepala Bidang (Kabag) Humas dan Protokoler Setdakab Aceh Selatan, Masriadi, S.STP, M.Si dan undangan lainnya.

Bupati Aceh Selatan, HT Sama Indra, SH dalam arahannya mengharapkan kepada CPNS Penyuluh Pertanian yang telah menerima SK agar mengsyukuri nikmat Allah SWT.

“Maka itu nikmat Allah SWT ini harus dinikmati dengan ikhlas dalam bentuk pengabdian untuk membangkitkan sektor pertanian di Aceh Selatan,” harapnya.

Karena sebut Bupati, atas penerimaan CPNS Penyuluh Pertanian ini maka Anggaran Aceh Selatan terserap mencapai Rp 1,5 miliar/tahun, untuk membayar gaji.

“Namun saya prihatin, sektor pertanian di Aceh Selatan sejauh ini belum memuaskan. Karena sering kita mendengar di tengah masyarakat, penyuluh tidak bersama petani,” ungkapnya.

Hal ini, lanjut Bupati Sama Indra, ditandai dengan wajah – wajah penyuluh yang kebanyakan perempuan bersinar. Kalau penyuluh itu biasanya kulit hitam diterpa matahari.

“Jika penyuluh itu ikut bersamaan dengan petani turun ke sawah, maka kulit penyuluh itu juga ikut hitam. Dalam arti kata tidak menghilangkan kecantikan, tetapi merupakan aktivitas kita ikut langsung bersama petani,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Sama Indra juga bertanya kepada CPNS Penyuluh Pertanian, bisa tidak menggairahkan sektor pertanian di Aceh Selatan. Karena, begitu banyaknya penyuluh dari Pasieraja hingga Trumon namun masih banyak lahan terlantar.

“Saya merasa sedih, dengan kondisi pertanian di kawasan timur Aceh Selatan. Namun tertutupi dengan perkembangan pertanian di bagian barat Aceh Selatan,” sebutnya.

Bupati Sama Indra menambahkan, dengan hanya 6 orang Penyuluh Pertanian di sana bisa membangkitkan sektor pertanian di Labuhanhaji. Untuk saat ini Labuhanhaji sudah berhasil turun ke sawah 3 kali setahun.

“Untuk itu sekali lagi saya harapkan kepada penyuluh agar betul- betul ikhlas mengabdi demi kemajuan sektor pertanian di daerah ini,” harapnya. (Ran).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*